Ilustrasi Penembakan
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Kepolisian Sektor Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, berhasil menggagalkan upaya seorang nelayan bernama Akri Rauf yang berniat menembak Nur Alam, Selasa 28 Februari 2017 sekira pukul 12.30 Wita.

Informasi ini dibenarkan Kasubbid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, melalui pesan telegramnya kepada Kabarkendari.com. Pelaku berhasil diamankan di kediamannya bersama satu pucuk senjata jenis air soft dan lima butir peluru. Penangkapan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tolala.

“Tersangka tersebut diduga melakukan penganiayaan terhadap korban atas nama Nur Alam, pada Minggu 26 Februari 2017,” kata Dolfi.

Nur Alam yang nyaris menjadi sasaran aksi koboi Akri Rauf bukanlah Gubernur Sulawesi Tenggara. Nur Alam dimaksud adalah warga Tolala, kerabat dari Akri Rauf sendiri. Keduanya diduga terlibat konflik keluarga.

Saat ini pelaku diamankan di Polsek Tolala, Polres Kolaka Utara untuk menjalani pemeriksaan. Nelayan bernama Akri Rauf tersebut juga telah ditetapkan sebagai tersangka atas tindakannya melakukan penganiayaan. Tersangka dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...