KPK Panggil Bupati Buton
Dua gadis mengenakan pakaian Adat Khas Buton saat acara adat Buton (KABARKENDARI/Suwarjono)

Kabarkendari.com – Penetapan tersangka terhadap Bupati Buton, Samsu Umar Samiun, mengagetkan publik di Sulawesi Tenggara. Pasalnya, Umar Samiun saat ini tercatat sebagai calon tunggal kepala daerah di Pilkada Buton.

Meski Umar Samiun telah ditetapkan sebagai tersangka KPK, hal tersebut tidak menghentikan proses Pilkada Buton yang telah berjalan. Anggota KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib mengatakan, KPU pada dasarnya menunggu keputusan hukum tetap atas kasus yang mendera Umar.

“Kita tidak bisa mengira-ngira karena proses hukum atau mekanisme hukum itu putusannya harus inkrah,” kata Natsir usai menjadi pemateri diacara penyuluhan hukum pilkada di Hotel Horison Kendari, Rabu 19 Oktober 2016.

Menurutnya, sebelum seseorang dinyatakan salah dalam suatu keputusan hukum tetap, maka pencalonannya tidak bisa digugurkan. Calon, sebut Ojo, bisa diganti bila sudah ada keputusan hukum tetap sebelum pelaksanan Pilkada.

Sebab dalam aturan main KPU, calon bisa diganti bila berhalangan tetap, meninggal dunia dan mendapatkan keputusan hukum yang bersifat inkrah.

BACA JUGA: Diperhadapkan Calon Tunggal, Warga Buton Ibarat Sedang Referendum

“Pergantian calon akibat keadaan tadi. Pergantian, tidak ada dibatas waktu tertentu. Kemarin yang bisa hanya tes kesehatan dan hanya dibolehkan mengganti pada masa penyerahan perbaikan berkas. Kalau meninggal dunia, kita tidak tahu kapan dan ditetapkan tersangka kita tidak tahu kapan turunnya,” paparnya.

Bahkan, jika calon tersebut keputusan hukum tetapnya dikeluarkan pada saat dia sudah terpilih, maka yang bersangkutan masih bisa dilantik.

“Seperti di Kabupaten Minahasa kemarin. Setelah dia terpilih, ternyata masuk penjara. Dia tetap dilantik dan dikeluarkan dulu dari penjara. Selesai dilantik, maka dimasukan lagi,” sebutnya.

“Sebagai penggantinya nanti, adalah wakil berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri berdasarkan usul dari gubernur,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...