Darsin, Makelar Tanah yang rumahnya dirusak di baruga, Kota Kendari, Rabu 20 Juli 2016
Darsin mencoba memperbaiki keadaan rumahnya setelah dirusak orang tak dikenal, Baruga, Kota Kendari, Rabu 20 Juli 2016. Pengrusakan rumah Darsin diduga terkait pekerjaannya sebagai makelar tanah. (KABARKENDARI/Suwarjono)

KabarKendari.com- Menjadi makelar tanah memang gampang-gampang susah. Meski dekat dengan keuntungan namun tidak jarang kerugian bisa menghampiri dari arah lain. Hal tersebut dirasakan Abdul Asis Darsin.

Darsin baru saja berhasil menjual tanah milik rekannya bernama Talibo. Bukannya mendapat untung, ia malah menderita rugi karena rumahnya dirusak orang tidak dikenal.

Pengrusakan atas rumah Darsin terjadi pada Minggu 17 Juli 2016, di lorong Simbo, Kecamatan Baruga, Kendari. Pelaku diduga lebih dari seorang. Darsin dirundung nestapa.

Ia melaporkan kasus ini ke Polsek Baruga, Rabu 20 Juli 2016. Darsin diliputi kuatir kasus ini tak jelas juntrungannya. Pasalnya, belum ada polisi yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara.

Darsin menduga insiden pengrusakan rumahnya bertalian dengan pekerjaannya sebagai makelar tanah. Lelaki ini menuturkan ihwal pertemuannya dengan Talibo disuatu hari di Bulan Mei 2016.

“Talibo meminta tanah seluas 10×15 yang berada di lorong Simbo, Kecamatan Baruga untuk dijualkan. Singkat cerita, saya dapat pembeli bernama Made Ali yang sepakat dengan harga Rp 15 juta,” tutur Darsin.

Hasil penjualan tanah itu kemudian dibagi dua. Separuh buat Talibo dan separuhnya lagi diserahkan kepada Darsin. Namun Darsin harus pula mengeluarkan biaya untuk pengurusan dokumen dan biaya pembersihan.

Tak disangka, sebulan kemudian Made Ali mendatangi Darsin. Ia protes karena tanah tersebut telah dijual Talibo kepada orang lain. Darsin kaget bukan kepalang. Darsin tak punya pilihan selain menyerahkan sebidang tanahnya sebagai bentuk ganti rugi. Made Ali setuju. Keduanya pun mengikat janji untuk bertemu. Perkara belum selesai.

Pada tanggal yang telah disepakati bukannya Made Ali yang datang melainkan delapan lelaki tak dikenal. Bukannya membuat kesepakatan, mereka justru merusak rumah Darsin.

“Saat kejadian, saya tidak ada dirumah karena ada pekerjaan diluar dan saya mengetahui rumah saya dirusak setelah adik saya menelepon,” katanya.

Setelah kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Baruga. Darsin diminta pulang untuk mengambil beberapa foto bagian rumah yang dirusak serta membawa beberapa barang bukti lainnya ke Polsek Baruga.

“Saya belum mau membawa barang-barang yang dirusak dan menyertakan foto-foto kerusakan karena polisi belum datang untuk melihat kondisi yang sebenarnya,” sesalnya.

Kapolsek Baruga, AKP Ketut Aria mengatakan pihaknya saat ini telah memeriksa beberapa orang yang diduga melakukan pengrusakan.

“Saya belum bisa menjelaskan secara mendetail karena penyidik kami sedang menyelidiki kasus tersebut,” jelasnya.

Penulis: Gendis
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...