anak lorongnya kendari
Ishak Ismail (kiri). (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Pernyataan Ishak Ismail bahwa dirinyalah yang membiayai sewa kantor Partai Nasional Demokrat Sulawesi Tenggara dibantah oleh Sekretaris DPW Nasdem Sultra, LM Iksan Saafi.

“Dibayar Ishak yang mana? Tidak ada itu. Urusan kantor urusan ketua. Kalau mau bukti itu, maka berhubungan dengan bendahara,” katanya, Senin 6 Maret 2017.

Iksan menyebut, harga satu tahun kontrakan kantor DPW Nasdem tidak sesuai dengan pernyataan Ishak. Dalam satu tahun, nilai kontrak adalah Rp 65 juta.

“Jadi bukan 75 juta. Kita kontrak selama dua tahun. Kalau begitu, kan tidak cukup dua tahun. Semua pembayaran kantor menggunakan uangnya pak Tony,” jelasnya.

Berkaitan dengan adanya kekecewaan saat perebutan pintu partai Nasdem oleh Ishak, Iksan memastikan tidak ada satu pun yang dijanjikan dan tidak ada satu pun yang bisa intervensi DPP. Menurutnya, keputusan tertinggi untuk bisa mengusung calon adalah DPP, bukan pengurus di tingkat provinsi atau kabupaten dan kota.

“Kalau persoalan rekomendasi itu jelas pak Rasak dari beberapa lembaga survei perolehan yang tertinggi. Kemungkinan ada perasaan karena kedekatan emosional tapi kalau dalam konteks organisasi kita ada Po,” ujarnya.

Meski telah dipermalukan oleh Ishak dengan disebut memiliki utang budi, pengurus Nasdem mengaku tidak tersinggung.

“Tidak perlu tersinggung. Mau tersinggungkan apa juga. Nanti kita lihat soal itu ke depan,” tuturnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...