Kepala Biro Pemerintahan Sultra La Ode Ali Akbar
Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Ali Akbar. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Untuk memenuhi syarat agar bisa maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017, tiga Penjabat Bupati di Sultra secara resmi mundur dari status aparatur sipil negara atau ASN sejak 15 September 2016.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sultra, La Ode Ali Akbar mengatakan, pihaknya baru saja menerima surat pengusulan pengunduran diri LM Rajiun Tumada sebagai Pj Bupati Muna Barat, Mansur Amila sebagai Pj Bupati Buton Tengah, dan Faisal Laimu sebagai Pj Buton Selatan.

“Mereka sudah ajukan mundur. Kita terima kemarin surat pengunduran dirinya sebagai PNS,” ungkap La Ode Ali Akbar melalui telepon selulernya, Jumat 16 September 2016.

Ali mengaku, pengunduran diri ketiganya sudah diusulkan kepada Gubernur Sultra untuk diproses. Dengan pernyataan mundur sebagai PNS, ketiganya sudah dipastikan tidak lagi menduduki Pj bupati.

“Berdasarkan aturan, kalau sudah bukan lagi PNS, maka secara otomatis tidak lagi menjabat Pj. Namun, soal mundur dari Pj, merupakan kewenangan menteri,” papar Ali Akbar.

Ali melanjutkan, ketiganya ikut dipastikan tidak bisa lagi mengelola pemerintahan di tiga kabupaten itu. Karena, status mereka bukan lagi PNS dan Pj bupati. Pengunduran diri ketiganya, sebut Ali, terhitung sejak diserahkannya pada Kamis 15 September 2016.

“Kalau mengelola pemerintahan, maka itu pelanggaran undang-undang. Mereka sudah resmi mundur dari PNS,” tekannya.

“Jika sudah terhitung masukan kemarin pengunduran dirinya, maka mereka tidak boleh masuk lagi. Surat pengunduran diri itu, ditujukan kepada gubernur,” jelasnya.

Soal penggantinya, Ali mengaku sementara berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri. Dia menyebut, sudah ada tiga nama masing-masing kabupaten yang diusulkan ke Mendagri. Nama-nama itu, baru saja dimasukan Jumat 16 September 2016.

“Kita sudah usulkan dan harap secepatnya terisi agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan di sana. Kalau dianggap lama untuk turunnya Pj definitif, maka kita akan turunkan pelaksana sementara. Namun, itu menunggu petunjuk dari pimpinan,” katanya.

Meski begitu, Ali Akbar belum mau menyebutkan siapa saja nama yang akan menjadi Pj.

“Nanti kami sampaikan siapa yang diusulkan. Yang jelas, semua pejabat eselon dua dari Pemprov Sultra. Kita tunggu saja nanti,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...