Bantuan untuk korban banjir Garut
Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kendari memegang dus bertuliskan donasi untuk korban bencana alam Garut dalam aksi long march guna menggalang bantuan untuk korban banjir di Garut, Jawa Barat. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Sulawesi Tenggara melakukan aksi long march untuk menggalang dana bantuan bagi korban bencana banjir Garut, Provinsi Jawa Barat, Senin 26 September 2016.

Anggota Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Sultra, Lugisman mengungkapkan, penggalangan dana itu dilakukan pada tiga kabupaten/kota yakni Kota Kendari, Baubau, dan Kabupaten Kolaka.

Khusus di Kota Kendari, lembaganya melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus, yaitu UHO Kendari, IAIN, dan Stikes Mandala Waluya dengan jumlah seluruhnya 50 orang.

“Untuk hari ini kami long march dari simpang empat Wuawua Jaya sampai ke Masjid Agung Al-Kautsar. Kita target dana yang kami akan kumpulkan Rp 3 juta sampai Rp 10 juta untuk di tiga daerah,” ujarnya saat ditemui di sela-sela melakukan penggalangan dana.

Lugisman menuturkan, dana yang digalang oleh pengurus Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus pada tiaga daerah akan dikumpul satu kali, kemudian disalurkan melalui lembaga kemanusiaan nasional, Pos Kemanusiaan Peduli Umat atau PKPU.

“Kita liat kondisinya banyaknya dana yang terkumpul, kalau misalnya masih memungkinkan kita akan turun lagi, tergantung hasil kami hari ini,” katanya.

Masih kata Lugisman, dalam bencana banjir bandang Garut mengakubatkan 18 orang korban meninggal dunia, 15 orang hilang dan 302 warga mengungsi. Dengan demikian, hati mereka terketuk untuk membantu seadanya.

“Karena bencana ini juga pernah terjadi di Kota Kendari. Itu juga ada bantuan dari berbagai daerah di Indonesia, dan sebagai wujud terima kasih, kita juga galang dana seadanya untuk membantu para korban bencana alam Garut,” tandasnya.

Lugisman berharap, dengan adanya sedikit donasi atau bantuan yang diberikan, mudah-mudahan bisa meringankan beban yang dialami para korban.

Penulis : La Ode Kasman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...