Gempa Konkep
Pusat gempa yang mengguncang lautan sekitar Kabupaten Konawe Kepulauan, Senin 26 September 2016. (KABARKENDARI/BMKG Kendari)

Kabarkendari.com – Lautan sekitar Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Senin 26 September 2016 sekitar pukul 08.17 Wita, diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 3,8 Skala Richter (SR).

Dalam pesan WhatsApp, prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Rosa mengaku, lokasi gempa berada di koordinat 4.46 Lintang Selatan, 123.87 Bujur Timur di laut.

“Di laut, 90 km arah tenggara Konawe Kepulauan Sultra,” katanya melalui pesan WhatsApp, Senin 26 September 2016.

Gempa ini diperkirakan berada di kedalaman 10 kilometer di bawah laut.

“Gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Ros.

Meski begitu, gempa ini tidak dirasakan oleh masyarakat Wawonii. Salah satu warga Konkep, Takim mengaku, sudah menghubungi keluarganya di tiga kecamatan berbeda, namun tidak merasakan adanya getaran.

“Saya sudah hubungi tapi tidak ada katanya,” ungkap Takim.

Dinas Energi dan Sumber daya Mineral Provinsi Sulawesi Tenggara pernah menguraikan bahwa Sultra terletak pada pertemuan tiga lempeng atau kerak bumi, yaitu, lempeng Indo-Australia, Pasifik, dan Eurasia yang diprediksi sering terjadi gempa, akibat sering terjadi pergerakan kerak bumi.

Dari sejarah geologi, daratan Sulawesi terbentuk akibat adanya aktivitas tektonik. Dengan pengaruh pergerakan ketiga lempengan yang ada, membentuk struktur geologi dan pulau-pulau yang begitu rumit dan beriringan.

Khusus Sulawesi Tenggara, akibat pergerakan kerak bumi maka terbentuklah beberapa sesar (patahan) utama, di antaranya sesar Wawonii, Lasolo, Kolono, Kolaka, Buton dan Kabaena.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...