Lanud Halu Oleo Amankan 18 Kilo Gram Ganja
Lanud Haluoleo Kendari berhasil mengamankan 18 kilogram ganja kering siap edar di Bandara Haluoleo Kendari, beberapa waktu lalu (KABARKENDARI/HUMAS POLDA SULTRA)

Kabarkendari.com – Pangkalan Angkatan Udara atau Lanud Haluoleo Kendari, berhasil mengamankan 18 kilogram ganja kering siap edar pada bulan Juli 2016.

Barang haram ini diamankan saat anggota Lanud Haluoleo yang terdiri dari Polisi Militer atau POM Angkatan Udara dan Intel Lanud melakukan patroli dan razia pengamanan di Bandara Haluoleo Kendari.

Komandan Lanud atau Danlanud Haluoleo Kendari, Letnan Kolonel Rizaldi Efransa ST,  Selasa 02 Agustus 2016, pesan singkatnya, mengatakan, barang tersebut ditemukan pada saat pesawat menurunkan barang penumpang di lokasi kargo Bandara Haluoleo Kendari.

“Karena mencurigakan, kami membuka kardus yang menjadi bungkusan ganja itu, rupanya benar isinya ganja,” bebernya.

Sayangnya, pada saat pengungkapan pemilik ganja yang seharusnya jadi tersangka dalam kasus itu tidak berada di tempat.

Rizaldi menduga, pemilik ganja sudah mengetahui bahwa aparat keamanan berhasil menangkap ganja siap edar itu.

“Jumlahnya 18 kilogram. Untuk penerima barang tidak berada di tempat. Sementara pengirimnya juga tidak diketahui siapa. Makanya kami amankan dan menghubungi pihak Polda Sultra,” tutur Rizaldi.[irp posts=”132″ name=”Almarhum Abdul Jalil Pernah Bilang: Masalah Narkoba di Kendari Sudah Parah”]

Pengungkapan kasus seperti ini bukan kali pertama. Menurut Rizaldi, ada kasus-kasus lain yang berhasil diungkap Lanud Haluoleo Kendari, seperti, pengamanan ribuan pil koplo atau dikenal sebagai pil mumbul di Kendari.

Kata dia, kasus itu sudah diserahkan ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara tepatnya di Direktorat Reserse Narkoba.

“Kami siap membantu kepolisian dalam hal mengamankan bandara yang dianggap sebagai jalur masuknya narkoba. Untuk barang bukti ganja kami sudah serahkan ke pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Perwira TNI ini menjelaskan, pengungkapan kasus itu dilakukan dalam upaya menjaga dan mengawasi bandara.

“Ini merupakan tanggung jawab kami. Semoga saja ini adalah kasus terakhir. Kami tetap mengimbau agar masyarakat dan pengelola bandara selalu berhati-hati dan mewaspadai segala modus transaksi narkoba,” harapnya.

Penulis: Egi

Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...