Ilustrasi Aktifitas Penambangan
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Perusahaan tambang nikel PT Tristaco yang beroperasi di Desa Morombo, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, resmi dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. Pihak PT Tristaco dilaporkan oleh perwakilan PT Kimco atas tuduhan penipuan.

Laporan ini dibenarkan Kasubbid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, Kamis 9 Maret 2017. Kepada awak media, Dolfi mengatakan pihak PT Tristaco dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan, tentang perjanjian penggalian, pangangkutan dan penjualan ore nikel di Morombo.

“Dalam laporan ini tertuang, namun dalam perjanjian itu PT Tristaco tidak melaksanakan perjanjian ini. Makanya PT Kimco ini merasa tertipu dan melaporkannya ke kami,” katanya.

Laporan PT Kimco ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra. Dolfi belum mengetahui apakah laporan ini telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan saksi dari pihak PT Tristaco.

“Tapi yang jelasnya pimpinan PT Kimco sudah diperiksa. Penyidik juga sudah memegang barang bukti berupa foto copy surat perjanjian antara kedua perusahaan. Bukti itu didapatkan dari PT Kimco yang melapirkannya dalam laporan polisi yang dibuat,” tegasnya.

Jika PT Tristaco terbukti melakukan tindak pidana seperti yang dilaporkan pihak PT Kimco, maka dapat dijerat dua pasal yaakni Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Direktur Kriminal Umum Polda Sultra juga membenarkan laporan ini.

“Iya masih ditangani. Tapi penyidiknya masih ke Jakarta. Saya belum tahu kapan pulangnya. Nanti saja yah ketemu langsung sama penyidiknya,” kata Kombes Pol Rizal saat ditemui usai menjalankan ibadah.

Pihak manajemen PT Tristaco yang dikonfirmasi terkait masalah ini, masih enggan memberikan tanggapan.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...