deklarasi derik suri
Deklarasi pasangan Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud, di MTQ Square Kendari, Jumat 23 September 2016. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Untuk membahas secara mendalam masalah di Kota Kendari, dalam waktu dekat, tim pemenangan pasangan bakal calon Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud akan menggelar kegiatan berupa mendengar masukan dari pakar dan masyarakat.

Ketua Tim Pemenangan Zayat-Syahriah, Muhammad Endang SA mengatakan, setelah secara resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), tim secara resmi telah membuat program jangka panjang.

Salah satu kegiatan yang akan digelar adalah Zayat-Syahriah mendengar pakar dan masayarakat. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Rabu 12 Oktober 2016.

“Tempatnya, kita akan tentukan di sebuah warung kopi. Kita ingin mendengarkan masukan dari beberapa pakar tentang masalah di Kota Kendari,” katanya dalam konferensi pers di Kantor DPD Demokrat Sultra, Senin 10 Oktober 2016.

BACA JUGA: Lautan Manusia Banjiri Deklarasi Derik-Suri

Beberapa pakar yang akan diminta pandangannya adalah ahli transportasi, ahli litigasi bencana, pakar pendidikan, masalah kesehatan dan air bersih.
“Hugua juga kita akan mintai pandangannya karena beliau lama di Sintesa. Beliau juga paham tentang masalah air bersih,” ujarnya.

Dari hasil penjelasan para pakar ini, akan dikompilasi jadi visi misi Zayat-Syahriah. Kalau pun tuhan meridhoi dan pasangan ini menang, visi misi ini otomatis akan jadi RPJMD.

“Kami menggagas itu dalam rangka menggeser wacana selama ini seolah-olah pilkada pertandingan hujat-menghujat dan black campaign. Kita ingin Pilwali ini menjadi pertandingan wacana, program, platform, dan visi misi,” jelas Ketua Partai Demokrat Sultra ini.

Agenda kedua, lanjut dia, adalah akan turun dan berkunjung ke Perusahaan Daerah Air Minum Kota Kendari untuk mengetahui sejauh apa masalahnya.

“Kami juga akan berkunjung ke pasar, pelelangan ikan dan berkunjung ke pembuangan sampah,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...