Ketua KPU Sultra, Hidayatullah
Ketua KPU Sultra, Hidayatullah. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tenggara siap menghadapi gugatan terkait proses pencalonan yang sedang berlangsung di Pilkada 2017.

Ketua KPU Sultra Hidayatullah mempersilahkan PPP kubu Djan Faridz untuk mengajukan gugatan karena rekomendasi yang dibawa calon yang diusungnya ditolak KPU Buton Selatan dan KPU Bombana.

Hidayatullah menguraikan, gugatan PPP kubu Djan masuk sengketa pencalonan. Tahapannya, mereka harus ajukan sengketa lebih dulu ke Panitia Pengawas Pemilu atau Panwaslu masing-masing. Bila langkah KPU benar, maka yang bersangkutan dibolehkan menggugat hingga Pengadilan Tata Usaha Negara.

“KPU akan tunduk melalui mekanisme. Mereka harus lewat proses di Panwas,” ujar Dayat.

Mantan anggota KPU Kota Kendari ini mengatakan kerja KPU terukur. Standarnya adalah keputusan Menteri Hukum dan HAM. Bila Parpol masih dalam proses sengketa internal, maka KPU tetap merujuk pada keputusan terakhir Menkumham.

Dalam silon KPU RI, yang diakui oleh pemerintah terkait keabsahan kepengurusan PPP adalah kubu Romahurmuziy yang sebelumnya telah disahkan Menkumham Yasona Lauly. Untuk itu, KPU hanya menerima calon yang diusung kubu ini.

“Makanya, nanti di Panwas akan diuji, layak atau tidak KPU menolak rekomendasi mereka. Kami standar saja berdasarkan keputusan pemerintah,” katanya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
EditorĀ  : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...