hayani imbu
Ketua KPU Kota Kendari, Hayani Imbu (kiri), saat menggelar jumpa pers terkait dua anggota PPS di Kota Kendari yang diberhentikan karena memiliki ikatan keluarga dengan anggota PPK setempat. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari menerima sebanyak 2.843 lembar surat keterangan (Suket) untuk memilih dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Surat yang dikeluarkan sejak 7 November 2016 tersebut akan diberikan kepada wajib pilih Kota Kendari yang sementara dalam proses pengurusan E-KTP.

Ketua KPU Kota Kendari Hayani Imbu mengatakan, surat keterangan ini terpaksa keluar karena pengurusan E-KTP terhambat minimnya blanko. Untuk itu, warga yang sementara mengurus dan betul-betul warga Kota Kendari berhak mendapatkan suket ini.

Warga yang tercatat dalam suket ini biasanya mengurus e-KTP di atas 7 Desember 2016 atau setelah KPU menetapkan DPT. “Suket ini ada yang masuk dalam DPT dan tidak. Namun, warga yang sudah mengurus sebelum 7 Desember, maka otomatis masuk DPT,” jelasnya.

Khusus pemilih pemula, lanjut Hayani , akan mendapatkan surat keterangan namun dengan nama yang berbeda.Namun demikian, bagi warga yang belum masuk DPT dan memiliki E-KTP dan suket, maka akan dimasukan dalam DPTtambahan.

“Mereka ini adalah warga Kota Kendari yang sudah memiliki E-KTP dan suket namun tidak terdaftar dalam DPT,” tuturnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...