KPU Kendari
Anggota KPU Kota Kendari, Ade Suerani. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari tidak akan mengganti atau mengadakan kembali alat peraga pasangan calon yang dirusak oleh orang tak dikenal.

Anggota KPU Kota Kendari Ade Suerani mengatakan, beberapa titik ditemukan adanya kerusakan alat peraga. Diduga, alat kampanye paslon ini sengaja dirusak.

BACA JUGA: APK Derik-Suri Diduga Sengaja Dirusak

“Kita kewajibannya hanya mengadakan dan memfasilitasi pemasangan alat peraganya,” ungkap Ade Suerani di ruang kerjanya, Kamis 24 November 2016.

Yang bertanggung jawab memelihara dan menjaga alat peraga, kata Ade, menjadi tanggung jawab calon. Begitu pun kalau dirusak, KPU tidak akan mencetaknya lagi. Itu sudah menjadi tanggung jawab masing-masing paslon untuk kembali mengadakannya.

“Kita tidak bisa mengadakannya lagi, karena kita cetaknya terbatas sesuai dengan jumlah titik yang ditentukan,” paparnya.

Bila Paslon ingin mencetak atau mengganti alat peraga yang dirusak, maka terlebih dahulu meminta persetujuan dari KPU. Nanti, KPU akan melihat bukti pemesanan dan jumlahnya yang akan dicetak.

“Kita akan lihat dulu berapa jumlah pesanannya. Kalau sudah ada persetujuan dari kami, baru bisa dicetak. Di luar dari itu, tidak boleh,” tekannya.

BACA JUGA: Perusak Alat Peraga Paslon Bisa Dipidana Enam Bulan

Dia mengaku, perusakan alat peraga Paslon ini harusnya ditanggapi serius oleh Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Panwaslih). Sebab, kata dia, kasusnya sudah terlihat nyata di lapangan.

“Panwas harusnya mengawasi pelaksanaan tahapan pemasangan APK sesuai dengan aturan. Kalau ada pengrusakan, panwas masuk dan tindaklanjuti dengan cara mencari saksi. Kalau ada yang terbukti, maka sanksinya adalah pidana enam bulan,” ujarnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...