kpu kendari sosialisasi uu pilkada
KPU Kota Kendari menyelenggarakan sosialisasi UU Pilkada, Rabu 19 Oktober 2016. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Negeri Kendari menyelenggarakan sosialisasi UU Pilkada, di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu 19 Oktober 2016.

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan itu, peserta Pilkada, penyelenggara dalam hal ini KPU dan Panwas serta masyarakat. Ketua KPU Kendari, Hayani Imbu menjelaskan, kegiatan ini untuk menjelaskan proses penegakan hukum dalam pelanggaran pilkada terkhusus Pilwali Kota Kendari.

Mengingat tahapan penetapam calon tidak alam lagi maka perlu sosialisasi Undang-Undang Pilkada.

“Kalau misalkan pelanggaran itu dilakukan oleh tim kampanye tentu itu ada mekanisme tersendiri. Karena kami KPU tidak melaksanakan proses penyelesaian masalah. Kami hanya melaksanakan tahapan pilkada.”

“Kalau misalkan tim kampanye, peserta pilkada dan masyarakat yang melakukan pelanggaran maka akan diberikan kepada Panwaslu. Jika berpotensi pidana maka akan diserahkan kepada gakumdu. Nah dalam Undang-Undang Pilkada inilah akan dijelaskan bagaimana mekanismenya,” kata Hayani Imbu.

Hayani Imbu berharap kepada semua pihak untuk melaksanakan pilkada sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Menurutnya, KPU yang melaksanakan penyuluhan hokum bisa memberikan pemahaman agar aturan pilkada dipatuhi dengan baik.

Terkadang katanya, masyarakat yang menemukan pelanggaran pilkada sering melaporkan pada KPU sebagai penyelenggara. Padahal, KPU tugasnya melaksanakan tahapan pilkada.

“Terkait pelanggaran itu diserahkan ke Panwas dan Gakumdu. Di penyuluhan inilah akan dibahas soal itu,” pungkasnya.

Penulis: Kamarudin
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...