Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu
Hamiruddin Udu. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buton dan Bombana dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Minggu 16 Oktober 2016. Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengatakan, pihaknya menerima aduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan dua penyelenggara Pilkada 2017 itu.

“Laporannya sudah masuk ke DKPP kemarin. Laporan ini, sementara akan diproses oleh DKPP. DKPP akan menelaahnya apakah bisa disidangkan atau tidak,” kata Hamiruddin melalui telepon selulernya, Senin 17 Oktober 2016.

KPU Bombana dilaporkan atas dugaan menerima penambahan jumlah dukungan pasangan calon perseorangan Atikkurahman-Achmad Nompa diluar jadwal yang ditentukan.

BACA JUGA: Diperiksa DKPP, Ini Penjelasan Panwas Pilkada Muna Barat

Sementara KPU Buton dilaporkan berkait gagalnya pasangan Hamin-Farid Bachmid mendaftar di KPU. KPU Buton dianggap telah menghalangi hak paslon untuk mendaftar.

Sejauh ini, kata Hamirudin, DKPP telah menerima empat aduan terhadap penyelenggaraan Pilkada 2017. Sebelumnya, KPU Muna Barat dilaporkan namun pada akhirnya ditolak oleh DKPP karena dianggap tidak memenuhi unsur pelanggaran.

Saat ini Panwaslih Muna Barat juga telah dilaporkan dan sementara menunggu keputusan DKPP terkait sanksi yang akan diberikan.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...