kantor bpn kota kendari
Sebuah mobil jenis Kijang Innova hendak memasuki halaman kediaman Gubernur Sultra Nur Alam saat sejumlah penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah tersebut, Selasa 23 Agustus 2016. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Dua tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK ikut menyita beberapa dokumen yang mereka butuhkan pada saat mendatangi Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kota Kendari di Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Selasa 23 Agustus 2016.

Mereka tiba di Kantor BPN Kota Kendari sekitar pukul 15.00 Wita,  diduga untuk menelusuri aset kepemilikan Nur Alam beserta keluarganya. Sekitar pukul 16.05 Wita, kedua penyidik tersebut kembali dan berhasil menyita beberapa dokumen.

Sementara itu, di kediaman Nur Alam di Kelurahan Mataiwoi Kecamatan Wuawua, ada 10 penyidik dengan menggunakan empat mobil masuk melakukan penggeledahan. Tidak diketahui jumlah mereka.

Mobil pertama masuk jenis Inova hitam dengan nomor pelat AE 1956 SH sekitar pukul 16.26 Wita. Pada pukul 17.00 datang lagi mobil jenis Honda CR-V dengan membawa dua penyidik disertai dengan satu koper warna hitam.

Saat ini, penyidik KPK sementara menggeledah beberapa ruangan di rumah megah yang terletak di jalan Ahmad Yani itu.

Informasi di lapangan, penyidik telah mengecek beberapa kendaraan yang terparkir di halaman rumah Nur Alam. Dari keterangan seorang warga yang bekerja di kediaman Nur Alam, ada empat unit mobil mewah dan tiga unit motor gede biasa terparkir di sana.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...