rudi rusmadi, pemilik saham pt baula
Rudi Rusmadi memperlihatkan isi dari akta notaris yang diduga palsu. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Komisaris PT Baula Petra Buana, Rudi Rusmadi, telah melaporkan Romansa ke Polda Metro Jaya atas pernyataannya yang mengaku sebagai Direktur PT Baula Petra Buana.

Rudi juga sedang mempersiapkan gugatan perdata kepada PT Baula. Ditemui di Kendari, Jumat 9 Desember 2016, Rudi mengatakan akta notaris yang menyebutkan Romansa sebagai Direktur PT Baula diduga palsu.

Hal itu dibuktikan dengan pernyataan notaris Tris Nur Patrini yang disebut pernah menotariskan perubahan struktur notaris di PT Baula.

“Sudah klarifikasi ke Tris Nur Patrini ternyata ada dugaan pemalsuan dokumen perusahaan,” ungkap Rudi.

Menurut Rudi, setelah diklarifikasi ke Tris, ternyata akta notaris yang dikeluarkan pada 1 Januari 2015 adalah untuk akta jual beli tanah.

“Jadi, Akta nomor 22 disebut Romansa sebagai Dirut PT Baula per 28 Oktober 2015 itu tidak sah. Karena, notaris hanya mengeluarkan akta yang berisi jual beli tanah. Notaris hanya mengenal Sunarti dan Sugito yang saat itu datang,” paparnya.

Tidak adanya akta asli ini, Rudi menduga kuat, Romansa sengaja memalsukan dokumen notaris yang sebelumnya berisikan akta jual beli tanah menjadi akta perubahan struktur kepengurusan di PT Baula Petra Buana.

“Notaris juga sudah diperiksa Kementerian hukum dan HAM, termasuk kepolisian dan dewan notaris. Dia mengaku tidak pernah membuat akta itu,” jelasnya.

Karena masalah ini sudah masuk ranah pidana, maka kasus ini sementara diproses oleh Polda Metro Jaya. Rencananya, dalam pekan ini Rudi akan mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri terhadap Romansa.

“Kita juga lakukan gugatan perdata karena menambang di dalam area tanpa ada dasar hukum. Hasil penambangan akan digugat dan deliknya sedang disusun, Minggu depan akan diajukan proses hukum,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Rudi juga sementara berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mencabut clear and clean atau CnC PT Baula Petra Buana.

“Karena, di dalam IUP PT Baula Petra Buana nomor 540/668 telah terjadi perubahan akta notaris. Susunan pengurus berubah. Namun, setelah cek di Menkumham tidak ada perubahan atas akta notaris sebelumnya,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur PT Baula Petra Buana Romansa belum mau memberikan keterangan apapun kepada jurnalis.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A Ishaq

Facebook Comments
loading...