goyang maumere sultra
Sejumlah pejabat TNI di Sulawesi Tenggara dan pejabat Pemerintah setempat tengah asyik bergoyang Maumere. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Hari Ulang Tahun Ke-71 TNI, dirayakan sejumlah pejabat TNI di Sulawesi Tenggara dan pejabat Pemerintah setempat dengan menari Maumere. Goyang asal Nusa Tenggara Timur ini memang sedang populer dan identik dengan semangat dan kebersamaan.

BACA JUGA: Nur Alam Pimpin Upacara HUT TNI di Kendari

Komandan Korem 143 Halu Oleo Kendari, Kolonel Inf Immanuel Ginting, Komandan Lanal Kendari, Letnan Kolonel Laut (P) Aris Harijadi, Komandan Lanud Letkol Pnb Rizaldy Efranza, Wakil Kepala Polda Sultra, Komisaris Besar Polisi Heru Teguh Prayitno dan beberapa pejabat pemprov Sultra larut dalam irama musik goyang Maumere.

Semula, tarian ini dipersembahkan oleh kelompok Persit Kartika Candra Kirana. Namun secara spontan Komandan Lanud Haluoleo, Letkol Pnb Rizaldy Efranza langsung berdiri dan mengajak seluruh tamu undangan untuk menari.

Aksi para pejabat ini makin menambah semarak perayaan HUT ke-71 TNI di lapangan alun-alun Kota Kendari pada Selasa, 5 Oktober 2016.

“Dengan ini kita tidak ada sekat. Tidak ada perbedaan. Kita satu dan satu kesatuan untuk menjaga NKRI,” Kata Rizaldy usai menari Maumere.

Diakui Rizaldy, bahwa sampai saat ini masih kerap terjadi gesekan antar anggota TNI, Polri dan masyarakat. Namun diusia Ke-71 ini, TNI diharapkan mampu lebih baik lagi dan tidak ada lagi gesekan khususnya sesama personil keamanan.

BACA JUGA: Kado Istimewa untuk Empat Veteran TNI di Kendari

Menurutnya, jika tidak bisa dilakukan untuk seluruh Indonesia karena egoism, paling tidak katanya Sultra bisa menjadi conto sinergisitas antara satuan.

“Semua karena egoisme. Kita harapkan, paling tidak di Sultra ini tidak ada lagi gesekan, kita harus berbenah menjadi lebih baik. Sultra harus menjadi contoh,” pungkasnya.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...