LM Ihsan Taufik dan Umar Bonte
LM Ihsan Taufik bersama Umar Bonte menunjukan SK Karteker DPP KNPI. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI menunjuk LM Ihsan Taufik sebagai karteker Ketua DPD KNPI Sulawesi Tenggara. Penunjukan putra anggota DPR RI, Ridwan BAE tersebut telah dituangkan dalam Surat Keputusan.

LM Ihsan Taufik diamanatkan memimpin KNPI Sultra melalui SK bernomor: KEP.49/DPP KNPI/VIII/2016 tanggal 29 Agustus 2016 tentang penunjukan karteker DPD KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ihsan mengatakan dengan penunjukan itu, dirinya berwenang menjalankan roda organisasi DPD KNPI Sultra sampai musyawarah daerah dilaksanakan. Kemudian, mengkonsolidasikan organisasi kepemudaan atau OKP dan DPD II KNPI kabupaten/kota se-Sultra dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.

Selain itu, dalam SK tersebut pula, DPP KNPI membekukan dan mencabut SK pengurus DPD KNPI Sultra sebelumnya. Ihsan juga mengajak anggota KNPI Sultra lainnya kembali ke jalan yang dilaluinya. Ihsan berasalan DPP KNPI yang diketuai Fahd El Fouz A Rafiq telah diakui kepengurusannya oleh Menteri Hukum dan HAM RI.

“Kami hanya menyampaikan kepada pemuda dan masyarakat Sultra bahwa kami sudah mendapatkan mandat langsung dari Ketua DPP KNPI, Fahd El Fouz A Rafiq dan ini jalan yang benar. Soal yang Musda Kubra kemarin itu kami tidak tau dan kami tidak mau tahu,” tuturnya.

Sementara itu La Ode Umar Bonte menegaskan, KNPI tidak ada lagi dualisme. Karena KNPI yang dinakhodai Fahd El Fouz A Rafiq telah disahkan Menkum-HAM. Dan jika ada yang mengaku berarti melawan negara.

“Kita ingin menegaskan dan membuktikan bahwa tidak ada dualisme KNPI di Sultra. Mungkin mereka belum tahu bahwa sudah dipegang Fahd El Fouz A Arafiq yang telah disahkan Kemenkum-HAM,” ujar anggota DPRD Kota Kendari ini.

“Kami mengundang semua pemuda untuk bertarung pada Musda nanti dan siapa pun yang bertarung di Musda kedepan kita buka ruang. Kalau Syahrul Beddu juga mau maju kami pesilahkan,” tantang Umar.

Penulis : La Ode Kasman
Editor   : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...