PAN Sultra Zulkifili Hasan
Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dan Umar Samiun Bersama Pengurus DPD PAN Sultra di Baubau. (KABARKENDARI/Suwarjono)

Kabarkendari.com – Bupati Buton Umar Samiun menyusul seniornya di Partai Amanat Nasional, Nur Alam, sebagai tersangka yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Umar Samiun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Muhtar. Umar Samiun diduga memberikan sejumlah uang senilai Rp 1 milyar kepada Akil Muhtar pada sengketa Pilkada Buton 2011 lalu.

Sempat tak ada kejelasan, Rabu 19 Oktober 2016, KPK kembali mengeluarkan keterangan pers penetapan tersangka Umar Samiun. Penetapan tersangka terhadap Umar Samiun dibenarkan komisioner KPK, La Ode Muhammad Syarif.

BACA JUGA: Disinggung soal Posisinya di PAN, Begini Tanggapan Nur Alam

Penetapan tersangka terhadap Umar Samiun awalnya diungkapkan komisoner KPK lainnya Saut Situmorang, menyusul keluarnya surat perintah penyidikan (Sprindik).

“Pernyataan Pak Saut Situmorang adalah benar adanya,” singkat La Ode Syarief, Rabu 19 Oktober 2016.

Kolega Umar Samiun di Pan Sultra, Nur Alam, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Selasa 23 Agustus 2016 lalu. Umar Samiun sendiri didaulat menggantikan posisi Nur Alam sebagai Ketua Umum PAN Sultra memalui Musyawarah Wilayah pada Februari 2016.

Penulis : Kamarudin
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...