TPA Konawe Utara
Ampera Kota Kendari, Kamis 18 Agustus 2016, melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Mereka mendesak pihak kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan TPA sampah di Konawe Utara. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, tengah berupaya membongkar dugaan korupsi pada Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir, TPA di Kabupaten Konawe Utara. Untuk mengumpulkan data, Kejati Sultra telah membentuk Tim Investigasi.

Kepala Humas Kejati Sultra, Janes Mamangkey, mengungkapkan pembentukan tim investigasi dilakukan usai gelar kasus di internal Kejati Sultra. Tim akan bekerja mengumpulkan data-data sesuai keperluan penyidik.
“Iya timnya sudah ada. Akan ke Konut dulu dalam waktu dekat. Soal teknis kerjanya itu kewenangan penyidik,” tuturnya, Kamis 08 September 2016.

Pembentukan tim itu juga kata Janes, setelah beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat memberikan data dugaan korupsi pada pembangunan TPA di Konut. Laporan tersebut ditindak lanjuti dan dilakukan gelar.
Mengenai nama-nama yang diduga terlibat dari laporan itu, Janes enggan menyebut. Ia Menurutnya, hanya ada beberapa nama yang disodorkan LSM selaku pelapor namun itu kewenangan penyidik untuk menyebutkan.

“Saya juga belum dapat data lengkapnya. Yang pasti itu saja sudah bentuk tim dan akan dilakukan pemeriksaan secepatnya,” ujarnya.

kasus ini dilaporkan ke Kejati Sultra oleh LSM intens. Intens mendesak Kejati Sultra segera menyelidiki keterlibatan oknum pejabat Dinas Pekerjaan Umum Sultra dalam kasus ini. Analisanya, pembangunan TPA di Konut masuk dalam daftar kerja Satker Persampahan Dinas PU Sultra. Selain itu, diduga kontraktor seperti PT. Pratama Godean Jaya terlibat dalam kasus ini.

Penulis : Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...