Lurah Lepolepo, Arman (paling kanan) sedang diperiksa secara intensif oleh penyidik.
Lurah Lepolepo, Arman (paling kanan) sedang diperiksa secara intensif oleh penyidik. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Kepolisan Resor Kendari belum menetapkan status tersangka terhadap Lurah Lepolepo Kecamatan Baruga Kota Kendari, Arman, pascatertangkap tangan oleh tim saber pungli.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kendari, AKP Yunar Sirait SH SIK mengatakan, status Arman akan ditentukan setelah gelar perkara.

“Belum ditetapkan sebagai tersangka. Kasusnya masih penyelidikan, kita masih akan lakukan gelar,” ujar Yunar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 8 Maret 2017.

Yunar mengaku, hingga kini pihaknya belum menentukan pasal yang tepat untuk menjerat Arman. Menurut dia, kasus OTT bisa masuk tindak pidana korupsi.

Adapun barang bukti yang verhasil diamankan dalam OTT yakni Rp 500 ribu uang setoran korban dan buku mutasi. Pihaknya, beber Yunar, sedang mengumpulkan barang bukti dan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan.

Arman kena operasi tangkap tangan tim sapu bersih pungutan liar Polres Kendari, Selasa 7 Maret 2017 sekira pukul 11.30 Wita.

Arman terantuk OTT setelah diketahui meminta uang Rp 1 juta kepada salah seorang warganya yang datang mengurus administrasi tanah ke Kantor Lurah Lepolepo. Namun, korban hanya sanggup membayar Rp 500 ribu.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...