Kosmetik Palsu Di Kendari
Kosmetik merk RD yang diamankan polisi. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Proses pemeriksaan salsi kasus kosmetik palsu yang ditangani Subdit II Industri dan Perdagangan (Indag) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, telah dinyatakan rampung.

Sejumlah saksi baik itu korban, pengguna kosmetik, pengedar kosmetik termasuk saksi ahli dari Balai POM telah diambil keterangannya. Saat ini penyidik hanya menunggu waktu untuk melaksanakan gelar perkara sebelum menaikan status kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan.

Penyidik kasus ini, AKP Tinduku, melalui Kasubbid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan gelar akan dilaksanakan pekan depan. Gelar itu menurutnya, akan menjadi penentuan status Sofie yang sebelumnya ditemukan mengedarkan kosmetik bermerek RD Cosmetics. Status Sofie dapat ditingkatkan menjadi tersangka, tergantung tim dan hasil pemeriksaan gelar perkara kata Dolfi.

“Semua sudah diperiksa. Sesuai dengan aturan. Bukti-bukti tindak pidananya sudah kami kumpulkan. Sekarang tergantung keputusan gelar, apakah dengan hasil pemeriksaan kami ini, wanita bernama Sofie itu layak jadi tersangka atau tidak. Kalau tidak? Apa yang kurang yah kita lengkapi lagi,” bebernya.

Menurutnya, kekurangan itu bukan karena penyidik tidak mau melengkapi, melainkan bisa saja keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa mempunyai kekurangan baik keterangan maupun data yang disampaikan. Tetapi, kata Dolfi, dari semua pemeriksaan dipastikan tidak punya kekurangan apapun dan siap ditingkatkan ke penyidikan.

“Saksi ahli iya sudah kami periksa. Memang ahli menyatakan bahwa RD Cosmetics buatan CV Hj Arni itu ilegal dan tidak mempunyai ijin edar. Tetapi itu nanti akan disimpulkan oleh tim gelar perkara nantinya,” singkatnya.

Sofie (istri anggota DPRD Konawe Kepulauan) ditangkap saat mengedarkan kosmetik ilegal. Namun ia tidak menjalani penahanan. Polisi hanya meminta keterangannya. Sofie ditangkap di rumahnya di BTN Permata Anawi bersama puluhan botol RD Cosmetics buatan Hj Arni asal Bekasi.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...