kpud konsel
Kantor KPUD Konsel. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, harus mempersiapkan diri menyandang status tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada Konsel 2015.

Pasalnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Konsel akan menetapkan kelimanya sebagai tersangka kasus tersebut, setelah penyidik menemukan dua alat bukti kuat. Disamping ity, penyidik masih menunggu hasil audit sebagai pelengkap penetapan tersangka tersebut.

Kajari Konsel, Abdilah SH, Jumat 23 September 2016,  mengungkapkan, kasus itu sudah naik penyidikan. Lima komisioner KPUD Konsel sudah menjadi terlapor dalam kasus ini. Kelimanya diduga terlibat dalam penyelewengan dana hibah tersebut. Namun walau demikian untuk saat ini pihaknya belum berani menetapkan kelimanya sebagai tersangka.

“Tunggu saja, hasil audit juga belum keluar. Yang pasti dua alat buktinya sudah ada dan sekarang sudah penyidikan,” terangnya.

Menurutnya, penyidik sisa menunggu audit setelah itu langsung menetapkan tersangka. Dijelaskan Abdilah, pihaknya serius menangani kasus ini. Namun dirinya harus diberi waktu untuk menuntaskan proses perkara tersebut.

Terpisah, Kordinator Pengawas Audit Investigasi BPKP Sultra Lindung SH menjelaskan, anggotanya sementara melakukan perampungan berkas untuk dimulainya audit. Katanya, kasus itu masih sementara dirampungkan untuk anggotanya turun melakukan audit.

“Suratnya sudah masuk. Kita baru mau mulai juga proses auditnya. Saat ini masih kita rampungkan dulu semua berkas-berkasnya,” kata Lindung.

Penulis : Kamarudin
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...