kapolda sultra
Hari pertama jabat Kepala Polda Sultra, Brigadir Jenderal Polisi Andap Budi dan ibunya tampak meneteskan air mata. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara tegaskan akan berikan sanksi kepada anggotanya yang melakukan pelanggaran.

“Bagi siapa saja anggota saya yang melakukan pelanggaran maka saya akan menindakinya dengan peraturan kepolisian. Tetapi saya juga diberi bukti untuk kasus ini. Jangan hanya sebatas isu juga,” kata Andap Budi dihadapan Kabarkendari.com, Rabu 08 Februari 2017 siang.

Menurutnya, terkait dugaan pemerasan yang diduga dilakukan seorang oknum anggota perwira polisi, pihaknya saat ini sementara melakukan penyelidikan. Kasusnya ditangani Divisi Propam Polda.

“Jika terbukti maka kita tindaki. Saya tidak segan-segan menindaki siapapun itu. Namun sekali lagi ini jangan sebatas isu saja, melainkan kami juga bisa diberi bukti. Kalau perlu sebut namanya, jangan pangkatnya. Sekalian buktikan seperti itu,” jelasnya.

Seorang pengusaha di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Rais Jaya Rahman, mengaku telah menjadi korban pemerasan dari oknum penyidik Polda Sulawesi Tenggara.

“Permintaan duit berlangsung di awal–awal pemeriksaan. Saya diperas, ada bahasa-bahasa kalau tidak dilaksanakan akan diproses lanjut,” kata Rais, Sabtu (4/2/2017), seperti dilansir Kompas.com

Rais diperiksa Polda Sulawesi Tenggara di bulan Januari 2016 karena tersandung kasus penipuan dan penggelapan dana perusahaan PT Satya Jaya Abadi atas pengelolaan kayu jati di Kabupaten Buton Selatan. Pada Juni 2016, ia pun ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam pemeriksaan, Rais yang juga mantan Anggota DPRD Kota Baubau mengaku telah menyerahkan sejumlah uang secara bertahap kepada penyidik Polda hingga totalnya mencapai Rp 650 juta.

Ia mengaku memiliki bukti-bukti berupa rekaman, dan transaksi rekening bisnis kepada jajaran di Polda Sulawesi Tenggara. Bukti-bukti tersebut tersimpan dalam disket.

“Ini saya akan serahkan kepada Bapak Kapolri dengan tembusan Bapak Kapolda. Saya meminta kepada Bapak Kapolri untuk mengawal kasus ini,” ujarnya.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...