tax amnesty kendari
Kepala KPP Pratama Kendari, Joko Rahutomo. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Program pengampunan pajak atau Tax Amnesty di Kota Kendari berjalan lancar. Hingga, Selasa 19 September 2016, Kantor Pelayanan Pajak atau KPP Pratama Kendari telah menerima uang tebusan senilai Rp 10 miliar.

“Kalau tebusannya kita sudah Rp 10 miliar. Ini semua uang yang ikut Tax Amnesty. campur antara uang dalam negeri dan luar negeri,” terang Kepala KPP Pratama Kendari, Joko Rahutomo, Selasa 20 September 2016.

Dana Rp 10 miliar itu terkumpul dari 130 wajib pajak Kota Kendari yang bersedia mengungkapkan hartanya, baik di dalam mapun luar negeri.

“Ini masih berlaku 2 persen dan 4 persen tebusan. Jadi yang 2 persen itu khusus uang dalam negeri dan 4 persen itu khusus uang di luar negeri. Ada juga UKM yang dikenakan tebusan 0,5 persen. Uang Rp 10 miliar itu merupakan gabungan dari tiga tarif itu,” katanya.

Joko menambahkan, pihaknya belum memilah-milah antara besaran tebusan dari dalam negeri maupun luar negeri. Ia memprediksi tebusan itu masih akan mengalami peningkatan, namun angka pastinya belum bisa ditebak.

“Mengenai berapa dari dalam negeri dan luar negeri. Tebusan itu masih akan meningkat tapi saya belum bisa prediksi angkanya. Nanti kita lihat angka finalnya di akhir September ini,” tuturnya.

Joko belum mengetahui pasti uang wajib pajak itu digunakan dalam bentuk investasi apa. Tapi menurutnya investasi orang kendari di luar negeri itu hanya tanah dan bangunan. Itupun nilainya tidak signifikan dibanding hartanya yang ada dalam negeri.

“Uang Rp 10 miliar itu yang paling banyak dalam negeri. Kalau di luar negeri paling hanya rumah karena level-level Kendari itu orang-orang yang menyimpan hartanya berupa tanah dan bangunan,” tuntasnya.

Penulis : La Ode Kasman
EditorĀ  : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...