foto masjid Al Alam Kendari
Proses Pengecoran masjid Al Alam yang Diprotes Oleh Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Tenggara. (KABARKENDARI/Pandi)

Kabarkendari.com – Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara  mempercepat pembangunan fisik masjid Al Alam yang berdiri di Teluk Kendari.

Kepala Dinas PU Provinsi Sultra, La Ode Muhammad Saidin mengatakan, proses pembangunannya saat ini telah rampung 65 persen.

BACA JUGA: Jual Ponsel Online, Seorang Pemuda di Kendari Terancam Tujuh Tahun Penjara

“Secara kontrak tahunan, sebenarnya pembangunan sudah mencapai 80 persen. Secara kontrak multiyears, proses pembangunan sudah sampai 65 persen,” ungkap La Ode Saidin di kantor DPRD Sultra, Selasa 4 September 2016.

Saidin mengatakan dengan progres pembangunan saat ini, masjid yang diprogramkan sejak 2009 silam sudah bisa digunakan pada 2017 mendatang.

“2017 sudah bisa dipakai ini. Tidak ada masalah pembangunannya sampai sekarang,” tekannya.

Sejak 2009, total anggaran yang telah dihabiskan Pemprov Sultra untuk membiayai pembangunan masjid di tengah laut ini telah mencapai Rp 100 miliar. Dinas PU juga berencana mengajukan penambahan anggaran.

BACA JUGA: Polisi Tahan Pemilik Ratusan Bom Botol asal Pulau Kabaena

Menurutnya, anggaran Rp 100 miliar itu masih belum mencukupi. Sebab masjid impian Nur Alam itu masih membutuhkan kurang lebih Rp 100 miliar lagi hingga penyelesaian tahap akhir.

“Kalau Rp 100 miliar itu kurang sekali. Totalnya sebenarnya anggaran yang dibutuhkan Rp 200 miliar lebih,” ujarnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...