Novel Baswedan
Novel Baswedan memasuki ruang pemeriksaan di Polda Sultra. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Novel Baswedan, menyampaikan, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Sulawesi Tenggara Burhanudin masih akan dimintai keterangannya dalam kasus korupsi penerbitan izin usaha pertambangan PT Anugrah Harisma Barakah atau AHB yang menyeret Gubernur Sultra Nur Alam sebagai tersangka dalam kasus ini.

Menurut Novel, pemeriksaan Burhanudin sudah masuk kali ketiga sejak pemeriksaan Selasa 23 Agustus 2016 hingga Kamis 25 Agustus 2016. Kata dia, keterangan Burhanudin masih akan terus didalami oleh penyidik. Sebab, Burhanuddin merupakan orang yang dianggap mengetahui kasus ini.

“Masih akan terus diperiksa. Masih banyak, dan masih akan terus diperiksa. Kan dia kadis pertambangannya kan,” kata Novel Baswedan.

Memang nama Burhanudin sudah menjadi santer dalam kasus ini. Dia bahkan diduga terlibat dengan peran sebagai penerbit izin eksploitasi hutan lindung yang dilakukan oleh PT AHB. Namun ketika Novel Baswedan ditanyakan soal ini, dia enggan memberikan komentar. Katanya pemberian keterangan pers hanya menjadi kewenangan Humas KPK di Jakarta.

“Soal itu silakan tanya ke Humas aja yah. Yang pasti masih akan terus diperiksa. Itu aja yah,” kata pria yang akrab disapa Novel ini.

Penulis : Kamarudin
Editor   : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...