Ketua DPD Demokrat Sultra, Muhammad Endang SA (kemeja biru), berpose bersama para kandidat bakal calon Wali Kota Kendari saat debat terbuka, beberapa waktu lalu. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Partai Demokrat hingga saat ini belum memberikan bocoran siapa yang akan diusung pada Pilwali Kendari 2017 nanti. Rencananya, partai pemilik empat kursi di DPRD Kendari ini akan mengumumkan jagoannya pada detik-detik akhir atau setelah semua partai sudah punya rekomendasi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah atau DPD Demokrat Sulawesi Tenggara Muhammad Endang SA mengatakan, sebelum mengeluarkan rekomendasi, Demokrat akan mempertimbangkan banyak hal.

“Nantilah. Kita ingin melihat politik mutakhir saat ini. Dukungan di Kota Kendari akan dilihat baik-baik dulu,” katanya, Selasa 2 Agustus 2016.

Selain itu, tambah Endang, pertimbangan lain dikeluarkannya rekomendasi di detik terakhir adalah Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY masih berada di luar negeri.

“Beliau masih di Korea menjadi ketua pertemuan perubahan iklim. Kemungkinan, beliau pulang dalam pekan depan,” jelasnya.

Bisa saja, kata Endang, rekomendasi Demokrat di detik terakhir ini bisa menjadi penyempurna dari seluruh rekomendasi yang dikeluarkan partai politik lainnya.

“Kita ingin menyempurnakan yang sebelumnya. Kita juga akan mempertimbangkan perkembangan politik mutakhir di Kota Kendari saat ini,” jelasnya.

Partai Demokrat Sultra telah melahirkan tiga nama untuk diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat atau DPP. Tiga nama itu adalah Abdul Rasak, Muhamad Zayat Kaimoeddin dan Ishak Ismail.

Ketiga nama ini, kata Endang, memiliki tingkat elektabilitas yang sangat tipis perbedaanya. Atas dasar itulah, Demokrat masih mempertimbangkan banyak hal untuk menentukan satu dari tiga nama itu.

Sejauh ini, beberapa partai di Kota Kendari sudah ada yang menentukan rekomendasinya untuk calon.

Partai Nasional Demokrat merekomendasikan Abdul Rasak, Partai Amanat Nasional menetapkan Adriatma Dwi Putra atau ADP.

Penulis: Pandi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...