Abdul Rasak & Muhammad Zayat Kaimoeddin
Dua bakal calon Walikota Kendari, Abdul Rasak (kiri) dan Muhammad Zayat Kaimoeddin, terlibat diskusi dalam sebuah kegiatan. Muhammad Zayat Kaimoeddin atau Derik merupakan salah satu calon yang diusung Partai Demokrat di Pilwali Kendari. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong Abdul Rasak, Muhammad Zayat Kaimoeddin alias Derik, dan Ishak Ismail ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk dikerucutkan menjadi satu.

Direktur Eksekutif DPD PD Sultra Kolonel Purn Mura Husen mengatakan, tiga nama ini memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan calon lain yang mendaftar di partai berlambang mercy itu.

“Kita usulkan tiga orang di Kota Kendari. Rasak, Derik dan Ishak,” terang Mura melalui telepon selulernya, Kamis 28 Juli 2016.

Sebelumnya, ada sembilan bakal calon atau balon yang mendaftar di Demokrat.

Hanya saja, setelah dilihat tren surveinya, PD Sultra memilih tiga nama ini untuk didorong dan selanjutnya digodok di DPP.

Mura menyebut, seluruh pengurus DPD PD Sultra telah dipanggil oleh Sekretaris Jenderal DPP PD untuk menghadap Susilo Bambang Yudhoyono selaku pimpinan partai. Nanti, pengurus akan memaparkan perihal kekurangan dan kelebihan tiga calon yang didorong ini.

“Besok (Jumat, 29 Juli 2016) kita sudah dipanggil di Jakarta oleh pak SBY untuk mengerucutkan nama-nama calon yang diusung di Pemilihan Kepala Daerah 2017,” jelasnya.

Dalam penentuan calon, kata Mura, Demokrat mengacu pada visi misi dan survei balon, koalisi balon dan kemampuan logistiknya. Menurut dia, visi misi calon serta surveinya menjadi salah satu penentu utama dalam mengusung calon.

Selanjutnya, balon yang diusung minimal telah memiliki koalisi dengan partai lain. Jika balon tersebut tidak bisa menjaminkan kursi dari partai lain, Demokrat sudah pasti tidak akan mengusungnya.

“Karena, kita hanya empat kursi di DPRD Kota Kendari. Sehingga, kita masih butuh tiga kursi lagi sebagai syarat untuk mengusung calon,” paparnya.

Terakhir adalah kemampuan logistik calon. Menurut dia, kemampuan logistik sangat penting untuk membiayai kerja-kerja pemenangan nanti.

“Sekarang, kita tinggal menunggu keputusan DPP. Semua nama dari tujuh daerah di Sultra telah kita usulkan untuk dikerucutkan menjadi satu,” tuturnya.

Penulis: Pandi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...