Hasil survey bsi kendari
Tingkat Dukungan ADP-SUL menurut hasil survei BSI. (KABARKENDARI/BSI)

Kabarkendari.com – Hasil survei yang dirilis Barometer Suara Indonesia (BSI) tentang popularitas dan elektabilitas para bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota mengundang keraguan publik. Pasalnya, presentase suara sampel survei tidak mencapai 100 persen, hanya pada angka 99 persen.

Wawan, salah satu warga yang aktif meneliti di salah satu lembaga survei terbesar di Indonesia menilai, hasil survei BSI ini patut dipertanyakan. Sebab, dia, survei milik Baso Affandi ini tidak sampai 100 persen jumlahnya.

BACA JUGA: Survei BSI: Tingkat Dukungan ADP-SUL Paling Tinggi

“Kok ada survei hanya 99 persen jumlahnya. Selama saya aktif dan saya juga sementara aktif di lembaga survei, baru lihat hasil seperti ini. Jujur, ini meragukan,” katanya kepada kabarkendari.com, Selasa 18 Oktober 2016.

“Sekarang, dimana itu 1 persennya? Dimakan apa begitu kenapa tidak sampai 100 persen?” tambahnya.

Wawan menyebut, hasil survei BSI terkesan membohongi publik. Harusnya, survei dilakukan dengan metode yang benar bukan asal-asalan dan hanya terkesan untuk kepentingan calon tertentu.

“Memang betul bahwa lembaga survei itu selalu beririsan dengan kepentingan klien. Namun, survei tidak boleh berbohong. Sekarang, dengan hasil survei BSI ini membuat publik tidak percaya lagi dengan lembaga survei. Padahal, survei itu adalah hasil penelitian ilmiah dan bukan asal-asalan,” jelasnya.

BACA JUGA: Hasil Survey Kandidat Pilwali Kendari 2017

Berdasarkan hasil survei BSI beberapa waktu lalu, pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra – Sulkarnain (ADP-SUL) memiliki tingkat dukungan paling tinggi dibanding dua pasangan bakal calon lainnya.

Dari 440 responden yang tersebar di 10 kecamatan, sebanyak 32,7 persen mendukung  pasangan ADP-SUL jika Pilwali Kendari digelar hari ini. Sebanyak  27,1 persen memilih pasangan Abdul Rasak-Haris Andi Surahman, dan pasangan Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud mendapat dukungan 26,8 persen. Sedangkan yang menjawab tidak tahu sebanyak 12,4 persen. Setelah dihitung, jumlah hasil survei ini hanya sampai 99 persen.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...