pj bupati bombana
Pelantikan Pj Bupati Bombana Sitti Saleha oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam di Ruang Pola Bahteramas Sekretariat Provinsi Sultra, Bumi Praja Anduonohu, Rabu 31 Agustus 2016.

Kabarkendari.com – Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam akhirnya resmi melantik Penjabat atau Pj Bupati Bombana Sitti Saleha, di Ruang Pola Bahteramas Sekretariat Provinsi Sultra, Bumi Praja Anduonohu, Rabu 31 Agustus 2016.

Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan Saleha yang dipimpin langsung Nur Alam menjawab spekulasi kepastian siapa yang akan melaksanakan pelantikan yang sempat molor itu.

Sedianya, pelantikan dilaksanakan pada pukul 10.00 Wita, namun baru bisa dilakukan sekitar pukul 11.30 Wita. Mulur satu jam setengah.

Pantauan kabarkendari.com, Nur Alam terlihat masuk dalam ruangan sekitar pukul 11.27 Wita, sambil memberikan senyuman khas kepada para tamu undangan.

Sebelum naik ke tempat duduknya, gubernur sempat menyalami beberapa pejabat, diantaranya Wakil Gubernur Sultra Saleh Lasata, Sekprov Sultra Lukman Abunawas, dan Wali Kota Kendari Asrun.

Meski terlihat selalu tersenyum dalam ruangan, namun gerak tubuh dan mimik wajah terasa memiliki beban, dan tidak seperti biasa dalam memberikan sambutan.Biasanya, dalam setiap sambutannya selalu terselip candaan seperti dalam stand up comedy. Kali ini biasa-biasa saja. Tanpa gurau dan humor.

Pada kesempatan itu, Nur Alam, mengucapkan terima kasih kepada Tafdil-Masyura Ila Ladamay yang telah berakhir masa jabatannya selaku Bupati Bombana pada 25 Agustus 2016 yang selama ini telah menjalankan tugas dengan baik.

Sementara, kepada Pj Bupati Bombana Saleha, gubernur berpesan agar selalu menjaga dinamisasi sosial masyarakat, selalu menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi, tokoh daerah, dan tokoh masyarakat.

Nur Alam mengatakan, Saleha telah resmi mendapat tambahan tugas baru sebagai Pj Bupati Bombana untuk menyelenggarakan pemerintahan, memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada. Dan untuk mutasi pegawai sebenarnya bukan hal yang haram, asal tidak melanggar ketentuan peraturan yang berlalu.

“Mari kita saling mendoakan satu sama lain, semoga saya selaku gubernur yang sebentar lagi akan mengakhiri¬† tugas saya, baik dalam periode 2018 maupun pada konsekuensi atas berbagai risiko jabatan sebagai warga negara dalam melaksakan tugas,” ujar Nur Alam mengakhiri sambutannya.

Penulis : La Ode Kasman
Edotor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...