Anggota Ershi Sultra berpose bersama usai melaksanakan baksos di Kendari. (KABARKENDARI)

Kabarkendari.com – Persatuan anggota Polri lulusan tahun 2001, yang terhimpun pada organisasi Ershi Polda Sulawesi Tenggara membuat satu gerakan yang dikemas dalam tema “Peduli Kesehatan”.

Gerakan ini dibuat sebagai bentuk kepedulian Polri pada masyarakat dan jugga sebagai rencana menyambut hari ulang tahun HUT Republik Indonesia Ke-72 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus nanti.

Gerakan peduli kesehatan tersebut dibuat dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial di rumah-rumah warga di Kota Kendari yang menjadi korban banjir beberapa waktu lalu. Mereka menyemprotkan fogging ke rumah warga yang dianggap bisa menimbulkan penyakit demam berdarah.

Ershi Polda Sultra melaksanakan fogging di Kendari. (KABARKENDARI)

Inspektur Polisi Dua (IPDA) Wayan Santika selaku ketua panitia dalam kegiatan ini menjelaskan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian kepolisian dalam mengimplementasikan kebijakan Kapolri sebagai sosok Polri yang dapat menjadi pelindung, pengayom, pelayan dan penolong masyarakat.

“Kami berharap dengan ini masyarakat Sultra khususnya Kota Kendari bisa hidup dengan nyaman dan sehat. Kita ketahui beberapa hari lalu dan hari-hari sebelumnya di kota ini terjadi banjir dan genangan-genangan air. Yang membuat nyamuk bersarang di lokasi-lokasi tertutup dan bisa mengakibatkan masyarakat terserah penyakit DBD karena gigitan nyamuk,” katanya.

Kedepan katanya organisasi Ershi akan bertemu dengan pemerintah terkait khususnya Dinas Kesehatan yang bisa turut melibatkan mereka dalam menyukseskan kegiatan “Gerakan Peduli Kesehatan” tersebut.

Anggota Ershi Polda Sultra melakukan fogging di rumah warga di Kendari. (KABARKENDARI)

“Ershi siap menjadi mitra kerja untuk memberikan penyuluhan kesehatan atau kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan bakti sosial ini juga disambut baik masyarakat Kota Kendari. Salah satu warga di Jalan Segar, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, mengungkapkan bahwa kegiatan sosial itu sangat penting dilakukan. Apalagi katanya mereka menjadi korban banjir dan mulai saat itu penyakit DBD rentan menyerang warga.

“Semoga dengan ini kita masyarakat tidak sakit malaria. Karena memang pasca banjir kemarin, ada yang terkena DVD,” kata Risman.

IPDA Wayan mengatakan kegiatan fogging tersebut dibagi di tiga lokasi yakni Kelurahan Kemaraya, Kelurahan Wuawua dan Kelurahan Andonohu. Kegiatan tersebut bersumber dari dana swadaya anggota Ershi Sultra dari 17 kabupaten dan kota di Sultra.

Penulis : Kamarudin

Facebook Comments
loading...