Ilustrasi Narkoba
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Peredaran narkoba di Sulawesi Tenggara kian menghawatirkan. Teranyar, anggota Satuan Narkoba Polres Kolaka Utara kembali menangkap empat orang pengedar dan pengguna narkoba, Sabtu 11 September 2016 dini hari.

Kepala Sub Bidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Polda Sultra, Komisaris Polisi Dolfi Kumaseh, menguraikan, proses penangkapan di Kabupaten Kolut tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada transaksi jual beli narkoba di Desa Ujung Tobaku, Kecamatan Katoi.

Kepolisian pun, kata Dolfi, mengarah ke tempat tersebut dan melakukan penyelidikan mendalam. Alhasil, polisi menemukan fakta ada transaksi jual beli narkoba di sana yang dilakukan Muh Ikram dan Chong David. Dari dalam saku celana Chong David, ditemukan satu paket yang diduga narkoba.

“Jenisnya sabu-sabu. Barang itu disimpan dalam pembungkus rokok. Baru saja melakukan transaksi dan kami amankan secepatnya,” kata Dolfi.

Mantan Kepala Kepolisian Sektor Moramo ini juga mengungkapkan, dari hasil interogasi terhadap keduanya, diperoleh informasi bahwa barang haram tersebut didapat dari seseorang bernama Iksan.

Saat itu juga, petugas langsung mengarah dan membekuk Iksan di kediamannya. Dari kediaman Iksan, polisi menyita barang dan bahan yang berkaitan dengan narkoba.

“Kata Iksan barang haram itu ditemukan dari pria bernama Nyiwisman. Pada hari itu juga anggota Polres Kolut melakukan pengembangan dan menangkap Nyiwisman di lokasi yang tidak jauh dari Desa Ujung Tobaku, Kecamatan Katoi,” kata perwira polisi ini.

Para pelaku, kata Dolfi, sementara di Polres Kolut untuk dilakukan pemeriksaan. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku dijerat pasal 112, 114, dan 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Keempatnya terancam lima tahun bui karena telah melakukan kejahatan tersebut.

Penulis: Kamarudin
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...