abdul rasak dan zayat kaimoeddin
Abdul Rasak bersama Zayat Kaimoeddin. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

KabarKendari.com – Sebelumnya tim pemenangan pasangan calon atau paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Derik-Suri menemukan data pemilih ganda. Kali ini tim pemenangan Abdul Rasak-Haris Andi Surahman menemukan sekitar 50 ribu pemilih ganda dalam daftar pemilih sementara atau DPS yang ditetapkan KPU Kota Kendari. Sedangkan tim pemenangan ADP-SUL belum menemukan.

Calon Wakil Wali Kota Kendari, Haris Andi Surahman mengatakan pemilih ganda ini tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kota Kendari. Ia menduga masifnya pemilih ganda ini karena adanya permainan dari pihak-pihak tertentu.

“Ada 50 ribu orang temuan pemilih ganda. Ini kesalahan penyelenggara kenapa tidak mendata secara rinci DPS ini,” ungkap Haris Andi Surahman, Senin 14 November 2016.

BACA JUGA: Rasak Sindir Netralitas PNS Pemkot Kendari

Dengan temuan ini, tim Rasak-Haris berencana akan melaporkannya ke Panitia Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah atau Panwaslih. Sebab, masalah ini sangat rawan dimanfaatkan untuk keperluan kecurangan dan menguntungkan pihak tertentu.

Rupanya, bukan hanya DPS yang bermasalah namun pihaknya menemukan 23 tempat pemungutan suara atau TPS, siluman. Haris Andi Surahman mengatakan tidak rasional ada TPS isinya hanya 20 sampai 28 orang harusnya sesuai hitungan 1 TPS bisa mencapai ratusan pemilih.

TPS siluman tersebut tersebar di kecamatan Abeli, Kambu, Kendari dan Kecamatan Kendari Barat. Karena hal itu makanya pihaknya sedang membuat gugatan agar masalah ini bisa diselesaikan.

La Ode Pandi Sartiman
Editor : Suwarjono

Facebook Comments
loading...