Ilustrasi Korupsi
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Kejaksaan Negeri Bau-Bau menetapkan Plt Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat Pelelangan Ikan, Yamin Cahyadi, dan seorang tenaga honorer UPTD, Wa Ode Reski Oktarani sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Tempat Pelelangan Ikan, di Kecamatan Wameo, Kota Bau-Bau.

“Penyelidikannya cukup lama sih, sejak pertengahan tahun 2014 lalu. Setelah itu kami selidiki dan kumpulkan barang bukti. Setelah masuk awal tahun 2016 ini baru kita tetapkan tersangka secara resmi,” kata Hendra, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bau-Bau, Jumat 14 Oktober 2016.

Berdasarkan hasil expose pihak Kejari Baubau, TPI Wameo Baubau telah melakukan penyimpangan hukum. Modusnya DKP mengelola beberapa pekerjaan seperti penyimpanan ikan dan permintaan es batu untuk para nelayan, namun pengelolaannya diduga dinikmati oleh pihak DKP sendiri.

BACA JUGA: Polda Sultra Amankan Tiga Pelaku Illegal Fishing

Hendra tak menutup kemungkinan dugaan keterlibatan kepala dinas. Namun pihaknya belum menemukan alat yang dapat menjeratnya sebagai tersangka. Sejauh ini, penyidik sementara menunggu hasil audit dari BPKP Sultra.

“Saya tidak mau menutup-nutupi kasus. Kalaupun ada buktinya, siapapun bisa jadi tersangka. Mengapa KUPTD dan stafnya yang ditetapkan tersangka karena pengelolaan itu dilakukan oleh mereka di UPTD. Buktinya juga sudah ada. Kami juga sementara mengumpulkan bukti-bukti untuk pihak-pihak lain yang disebutkan terlibat,” katanya.

Penulis : Kamarudin
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...