Kasus PT PLM
Petinggi PT PLM, Fahlawi Mujur Saleh, berjalan menuju ruangan pemeriksaan didampingi seorang jaksa di belakangnya. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com –Dua Kali Mangkir, seorang petinggi PT Panca Logam Makmur, Fahlawi Mujur Saleh, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara untuk dimintai keterangan.

Fahlawi Mujur nyaris dijemput paksa sebelum akhirnya memenuhi panggilan penyidik hari ini, Selasa 27 September 2016, sekira pukul 11.00 Wita siang. Fahlawi Mujur tiba di Kejati Sultra bersama kuasa hukumnya. Setibanya di Kantor Kejati Sultra, Fahlawi Mujur Saleh yang datang mengenakan celana jeans hitam plus kemeja merah, langsung memasuki ruang pemeriksaan.

Humas Kejati Sultra Janes Mamangkei menjelaskan, pemeriksaan itu terkait kasus dugaan manipulasi data penjualan emas PT PLM antara tahun 2010 hingga 2012 lalu. Fahlawi Mujur masih berstatus sebagai saksi.

“Dia yang menjual emas hasil produksi PT PLM. Makanya kami menduga saksi tersebut banyak mengetahui bagaimana mekanisme proses pelaporan hasil produksi emas dan penjualan emas,” katanya.

Menurut Kejati Sultra, hasil produksi emas PT PLM tidak sesuai dengan laporannya terhadap daerah. Diduga sengaja dimanipulasi oleh PT PLM untuk menurunkan pembayaran royalti atau CSR dari perusahaan emas ini. Terkait pernyataan ini, Janes membenarkannya, dan pernyataan itu merupakan materi penyidikan kejaksaan selama ini.

“Nah pertanyaannya kembali dibawah kemana hasil lainnya. Inilah yang kami duga dipalsukan. Kita tunggu keputusan penyidik seperti apa nantinya,” tutup Janes.

Penulis : Kamarudin
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...