prof supriadi rustad
Profesor Supriadi Rustad menanggapi dingin soal penolakan sejumlah guru besar di UHO terhadap dirinya. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Pelaksana tugas Rektor Universitas Halu Oleo Kendari, Profesor Supriadi Rustad, menanggapi dingin soal penolakan sejumlah guru besar di UHO terhadap dirinya.

Prof Supriadi mengaku telah mendengar berita penolakan dirinya oleh sejumlah guru besar. Namun ia tidak mau ambil pusing.

Menurutnya penunjukan dirinya sebagai Plt rektor merupakan domain Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

“Berita-berita semacam itu memang ada. Mengenai layak dan tidak itu domain dari kementerian. Biarkan kementerian yang melakukan asesmen tentang kelayakan. Bahwa ada yang berbeda pendapat, ya wajar, biasa,” katanya.

Prof Supriadi secara tegas menampik adanya tudingan sejumlah pihak yang menyebut dirinya pernah terlibat kasus dugaan pemalsuan dokumen dalam proses pemilihan rektor Universitas Negeri Semarang.

“Sampai hari ini saya tidak pernah dipanggil atau diperiksa kepolisian, demi Allah belum,” tegasnya meyakinkan.

Dosen pascasarjana Unnes ini mengajak seluruh elemen untuk tetap menjaga nama baik UHO. Sehingga, dia berharap berita tentang UHO semuanya tentang prestasi bukan yang negatif.

“UHO ini kalau bisa kita isi dengan yang baik-baik. Masyarakat Kendari kan masyarakat terdidik. Kalau dunia politik biasa gaduh, tapi kalau di dunia akademik itu kalau bisa jangan,” seru Prof Supriadi.

“Saya mengajak semua elemen termasuk para guru besar yang menolak, ayolah kita duduk bersama. saya juga siap menemui dan ditemui kapanpun, silakan datang ke kantor menyampaikan apa yang dirasa perlu disampaikan,” pinta Prof Supriadi.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...