razia ktp
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Masyarakat Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, rupanya mulai sadar akan pentingnya memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Hal itu dapat dilihat dari banyaknya warga di daerah itu yang mengurus KTP elektronik.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Konsel mencatat, ada sekitar 2.000 blanko e-KTP yang dicetak dalam setiap bulannya. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Konsel, Iksan, kepada kabarkendari.com, Selasa 20 September 2016.

Iksan mengungkapkan, pembuat e-KTP di kantornya merupakan masyarakat Konsel yang hadir setiap hari dari berbagai pelosok daerah. Menurutnya, masih ada beberapa daerah lagi yang masyarakatnya belum memliki e-KTP di Kabupaten Konsel. Daerah tersebut yang jaraknya jauh dari Andoolo, ibukota Konsel.

“Ada beberapa daerah warga di beberapa wilayah seperti Moramo, Laonti dan Kolono, belum memilik e-KTP karena jaraknya jauh,” katanya.

Kata Iksan, jarak yang jauh menjadi menjadi faktor utama sehingga masyarakat malas mengurus e-KTP. Apalagi, Konsel belum memiliki UPTD di kelurahan atau kecamatan seperti di daerah-daerah lain di Sultra.

“Kesulitannya memang di situ. Kita kan tidak ada UPTD di kelurahan dan kecamatan, beda sama Kendari yang warganya tidak perlu lagi datang ke Capil, tinggal mengurus ke kelurahan atau kecamatan,” jelasnya.

Dalam perekaman e-KTP, Konsel ditarget masih harus menerbitkan 31 ribu e-KTP kepada warga yang belum memiliki e-KTP. “Jadi, targetnya sebenarnya 180 ribu lebih, namun kami sudah menyelesaikan sekitar 150 ribu. Ini targetnya harus selesai akhir 2016 ini, masih ada 31 ribu lebih yang harus kami tuntaskan,” katanya.

Penulis : Kamarudin
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...