Meteran Listrik
petugas PLN Area kendari yang didampingi dua anggota Kepolisian Resor Kendari Sedang Membongkar Meteran Listrik Toko GMT. (KABARKENDARI/Kasman)

Kabarkendari.com – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Area Kendari terus melakukan penertiban terhadap pelanggan yang dicurigai melakukan pencurian dengan modus penghematan konsumsi listrik.

Pada Kamis 13 Oktober 2016 sekira pukul 11.00 Wita, lima petugas PLN Area kendari yang didampingi dua anggota Kepolisian Resor Kendari mendatangi Toko Graha Media Telkom (GMT).

Disaksikan oleh Owner GMT Kendari, Desi, lima orang petugas membongkar meteran listrik milik GMT Kendari.

“Ini bu, baut ini semua bisa terputar, tapi ada satu yang tidak bisa diputar. Kalau dibuka pasti ketahuan,” kata salah seorang pegawai PLN sambil mencontohkan dengan cara memutar beberapa baut yang menempel pada meteran.

BACA JUGA: PT PLN PERSERO KENDARI

Di depan para petugas PLN, Desi, tak membantah. Ia malah mengaku tidak mengetahui jika ada orang yang sengaja membuka segel meteran listrik tokonya.

Manajer PT PLN Area Kendari, Abdul Maulah, mengaku pengecekan tersebut hanya sebatas penertiban. Namun, jika ditemukan melakukan pencurian listrik pasti akan ditangkap.

Dia menambahkan, hasil pemeriksaan tersebut belum bisa dipastikan melanggar atau tidak. Sebab, PLN wajib memeriksa semua meteran pelanggan yang mencurigakan melakukan pencurian dengan modus-modus tertentu.

“Bisa iya, bisa tidak. Kalau memang tidak ada pelanggaran ya tidak masalah, kalau memang ada pencurian kita tindak tegas,” terang Maulah.

Penulis: La Ode Kasman
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...