Narkoba di Kendari
Ilustrasi. (KABARKENDARI/Muh. Hajar Syiddiq)

Kabarkendari.com – Peredaran narkoba melalui jalur laut di Sultra kian mengkhawatirkan. Di saat BNNP sibuk dengan kegiatan-kegiatan sosialisasi anti-narkoba, polisi justru hampir setiap saat menggagalkan transaksi dan peredaran narkoba di daerah ini.

Terbaru, Satuan Narkoba Polres Baubau, Selasa 20 September 2016 mengamankan seorang kurir bernama Iwan yang ditugaskan untuk menjemput narkoba di Kapal Motor Cantika Ekspres.

Kepala Sub Bidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Polda Sultra, Komisaris Polisi Dolfi Kumaseh, melaporkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat.

“Laporan masyarakat kemudian ditindaklanjuti oleh anggota. Laporan itu kabarnya, pada pukul 19.00 Wita kemarin akan ada penjemputan narkoba di KM Cantika Ekpres, setelah didalami terbukti paket kiriman itu berisikan narkoba,” beber Dolfi.

Perwira polisi menjelaskan, setelah mengamankan Iwan, anggota Polres Baubau menggeledah paket kiriman tersebut, hasilnya ada empat paket sabu, satu buah bong, satu buah timbangan digital, dua buah handphone, dua batang pireks dan dua buah pipet.

“Barangnya dari Kendari, rencananya akan dijual kembali dan akan dugunakan oleh pelaku. Anggota masih mendalami siapa pengirim barang tersebut dan darimana asal barangnya,” jelasnya.

“Kata tersangka Iwan, barang itu dari temannya bernama Acho, makanya sementara didalami dan dikejar,” terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Iwan ditetapkan tersangka dan diamankan dalam tahanan Polres Baubau. Iwan dijerat Pasal 112 dan114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Penulis : Kamarudin
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...