DPD PAN Sultra
Ketua DPD PAN Kota Kendari Sekaligus Wali Kota Kendari, Asrun. (KABAKENDARI/PANDI

Kabarkendari.com – Wali Kota Kendari, Asrun, mengungkapkan bahwa kehadirannya pada pertemuan tim paslon Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain semata-mata menghadiri pengukuhan relawan.

“Saya hanya datang di posko. Saya tidak bicara dan hanya duduk-duduk saja,” ungkap Asrun di Rujab Wali Kota Kendari, Selasa 13 Desember 2016.

Asrun beralasan, kedatangannya di acara pengukuhan ADP-SUL bagian dari kerja-kerja partai. Sebab dirinya merupakan Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kota Kendari yang nota bene mengusung paslon tersebut.

“Tidak ada unsur pelanggaran di situ. Saya hanya datang jabat tangan dan tidak bicara juga. PNS saja bisa datang asal tidak berorasi kan,” ujarnya.

Asrun mengaku telah mengajukan izin cuti dari Gubernur Sultra namun belum direspon. Dia juga sudah merinci jadwal kampanye untuk mendukung putranya itu.

“Saya sudah lama izin cuti tapi belum keluar di gubernur. Bahkan, saya dobol sampai di pusat tapi di kembalikan lagi karena kewenangan gubernur,” katanya.

Asrun berharap Panwaslih Kendari profesional menangani masalah ini.

“Panwas juga saya kira jeli melihat persoalan ini,” tuturnya.

Asrun dilaporkan ke Panwaslih kendari oleh seorang warga atas tuduhan melakukan pelanggaran kampanye saat menghadiri pertemuan tim paslon Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...