Derik Pilwali Kendari 2017
Muhammad Zayat Kaimoedin atau akrab Disapa Derik, Calon Wali Kota kendari 2017 saat Diwawancarai Sejumlah Jurnalis. (KABARKENDARI/Pandi

Kabarkendari.com – Muhammad Zayat Kaimoeddin atau Derik membantah upayanya memperoleh pintu PDIP sebagai langkah menjegal Ishak Ismail. Ishak Ismail sendiri sangat membutuhkan rekomendasi PDIP demi mencukupkan syarat dukungan untuk maju di Pilwali Kendari 2017.

Tudingan miring yang dialamatkan kepada Derik bukan tanpa sebab. Pasalnya, tanpa rekomendasi PDIP pun Derik telah memenuhi syarat untuk maju pada Pilwali kendari 2017. Tujuh kursi DPRD Kota Kendari yang disyaratkan KPU telah digenggm Derik melalui Partai Demokrat (4 kursi), Hanura (2 kursi), dan PPP (1 kursi).

Derik mengakui jika dukungan partai yang diperolehnya saat ini telah aman. Namun ia berdalih, PDIP memberikan ruang kepada dirinya untuk maju. Bila PDIP (4 kursi) melabuhkan dukungan pada Derik, maka dipastikan akan memupus harapan Ishak Ismail yang baru didukung Partai Gerindra (5 kursi).

“Saya nda mencekal Ishak. Saya ikuti seleksi dari bawah dan tidak mungkin langsung melompat keatas. Di PDIP saya ikuti semua tahapannya. Dan semua calon isi formulir di sana. Kita tidak potong kompas,” kata Derik berusaha meluruskan.

Derik mengatakan Ishak Ismail adalah temannya sehingga tidak mungkin mencekalnya mendapatkan pintu partai. Sejak bertemu satu bulan silam, lanjut Derik, dia sudah sepakat dengan Ishak bahwa siapa pun yang lolos lewat pintu partai untuk saling menjaga.

“Nda ada mencekal Ishak. Dia teman saya. Kita sudah sepakat kok waktu ketemu beliau. Siapa pun terpilih di partai tertentu, kita saling komitmen artinya saling menjaga. Kalau saya tidak lolos saya berhenti, saya mundur. Saya tidak banyak neko-neko,” ujarnya, Rabu 14 September 2016.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor  : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...