Demo Ahok
Seorang Anak Nampak Khusyuk Berdoa Untuk Keselamatan Negeri dari Perpecahan. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Puluhan siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Jumat 4 November 2016 menggelar doa dan zikir bersama di Masjid Al Muhajirin untuk kedamaian negeri Indonesia yang pada hari ini melakukan unjuk rasa besar-besaran mengecam ucapan Ahok.

Zikir yang dipimpin oleh guru mata pelajaran agama tersebut berjalan hikmat, dan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama selama kurang-lebih 15 menit. Usai kegiatan zikir dan doa bersama itu, guru memberikan wejangan kepada para siswa agar selalu menghargai perbedaan pendapat sesama umat beragama.

Tumirin, salah satu guru mengatakan aksi besar-besaran yang dilakukan ummat Islam hampir diseluruh Indonesia yang meminta Gubernur DKI, Ahok untuk diproses hukum karena ucapannya dianggap kurang tepat dikeluarkan. “Kami sebagai warga negera Indonesia tentunya ingin negeri ini damai,” katanya.

BACA JUGA: Seribuan Massa di Kendari Juga Gelar Aksi Kecam Ahok

Mengapa siswa-siswi melakukan zikir dan doa bersama, tujuannya hanya satu agar Allah SWT memberikan kedamaian di Bangsa Indonesia ini. Selain itu, dengan kegiatan ini bisa memberikan pelajaran kepada para siswa untuk belajar dari semua kejadian dan peristiwa.

Dengan cara seperti itu lanjut Tumirin, kelak mereka dewasa bisa mengambil contoh dan pelajaran bila terjadi kejadian yang hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya selaku guru menginginkan negeri ini tetap damai dan untuk mempertahankan rasa damai dan nyaman itu, tentunya harus sejak dini diberikan pemahaman sejak dini dan tepatnya sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar,” ungkapnya.

Penulis: Suwarjono

Facebook Comments
loading...