Abdul Rasak, Idrus Marham dan Andi Haris Surahman
Abdul Rasak, Idrus Marham dan Andi Haris Surahman. (FB)

Kabarkendari.com – Perjuangan panjang bakal calon Wali Kota Kendari Abdul Rasak untuk mendapatkan pintu partai Golkar berbuah manis.

Rasak yang masuk pada penjaringan tahap perpanjangan di Golkar mampu menjawab keraguan publik. Selama ini, Ketua DPRD Kota Kendari dari PAN ini sangat diragukan untuk mendapatkan pintu Golkar.

“Hari ini, semua terjawab dengan sendirinya. Saya bisa dapatkan pintu Golkar. Sebelumnya, banyak yang ragukan. Tapi, buktinya saya duluan yang bisa dapat pintu partai,” ungkap Rasak kepada kabarkendari.com, Jumat 12 Agustus 2016.

Untuk mendapatkan pintu Golkar, Rasak intens menjalin komunikasi dengan Ketua Dewan Pimpinan atau DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara

Ridwan Bae dan difasilitasi untuk bertemu langsung Sekretaris Jenderal DPP Golkar Idrus Marham.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pak Ridwan yang telah membukakan ruang kepada saya untuk mendapatkan pintu Partai Golkar,” paparnya.

Rasak mengaku, alasan Golkar mendukung dirinya adalah surveinya yang selama ini tidak bisa dibendung oleh calon lain. Hal inilah kata Rasak, menjadi pertimbangan utama partai berlambang beringin ini.

“Survei terakhir Golkar pada Juli, survei saya yang paling tertinggi,” ungkapnya.

Mengenai Haris Andi Surahman sebagai wakilnya, Rasak mengaku akan membicarakannya kembali dengan partai. Namun ia tetap bersyukur dapat pintu Golkar.

“Golkar memang menawarkan kadernya sebagai wakil. Tapi, kita akan bicarakan lagi dengan partai,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan Golkar ini, kata Rasak, memacu timnya untuk meningkatkan konsolidasi pemenangan. Sebab, target yang utama dalam pesta demokrasi adalah memenangkan pertarungan.

“Tim dan loyalis saya sudah jalan dan kita harapkan, partai lain ikut bersama-sama dengan kami,” tuturnya.

Seperti diketahui, pada penjaringan awal, hanya tiga nama yang mendaftar di Parta Golkar, yakni,  Muhammad Zayat Kaimoeddin, Andi Musakkir Mustafa, dan Abdurrahman Saleh. Namun dalam perkembangannya, Abdurrahman Saleh mundur.

DPP Golkar tidak bisa memproses hanya dua nama, kecuali minimal lima nama. Karena itu, DPP mengeluarkan petunjuk pelaksanaan memerintahkan Golkar Kendari untuk menjaring balon tambahan.

Maka diusulkanlah tiga nama tambahan, yakni, Abdul Rasak, Adriatma Dwi Putra, dan Ishak Ismail.

Penulis: Pandi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...