Sultra Demo
Sultra Demo resmi mendaftar sebagai salah satu lembaga pemantau Pemilihan Wali Kota Kendari 2017. (KABARKENDARI/Pandi)

Kabarkendari.com- Sultra Demo resmi mendaftar sebagai salah satu lembaga pemantau Pemilihan Wali Kota Kendari 2017. Sultra Demo merupakan lembaga yang sumber dananya dari LSM Lumbung Informasi Rakyat. Lembaga ini resmi mendaftarkan diri sebagai pemantau, Jumat 29 Juli 2016.

Direktur Sultra Demo, Arafat mengaku mendaftar sebagai pemantau merupakan bentuk partisipasi publik untuk Pilkada Kota Kendari. Arafat berharap tidak ada produk Pilkada yang berimplikasi pada masalah sosial masyarakat.

Di Pilwali 2012 lalu, sebut Arafat, Kota Kendari mendapat predikat A dalam stabilitas keamanan dan kesuksesan Pilwali.

“Pada Pilwali kemarin, sukses penyelenggaraan dan tidak ada konflik yang terjadi,” ujar Mantan Ketua Panwaslu Kota Kendari ini.

Menurut Arafat, masalah yang paling krusial dalam pesta demokrasi adalah persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Menurutnya, DPT adalah gerbang awal menuju suksesnya Pilkada.

“Persoalan DPT adalah menjadi fokus kami. DPT adalah pintu star dan akhir dari semua pemilihan. Untuk itu, kami harap persoalan DPT ini bisa diselesaikan dengan baik agar tidak berimplikasi kepada proses Pilkada,” tekannya.

Arafat menilai, DPT tidak juga harus 100 persen valid. Namun, potensi kecurangan dan pelanggaran terhadap pemutakhiran dapat diminimalisir. Sultra Demo juga akan memantau proses pungut hitung.

Arafat menuturkan, sumber anggaran mereka dalam melibatkan diri sebagai pemantau berasal dari sumbangan Lembaga Swadaya Masyarakat, Lumbung Informasi Rakyat.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Kendari Hayani Imbu mengaku, pemantau Pilkada yang baru mendaftar adalah Sultra Demo. Ia berharap, dengan kehadiran pemantau ini bisa menunjang dan mendukung kinerja KPU.

Penulis: Pandi
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...