pilrek uho 2016
Ketua Panitia Pilrek UHO Kendari, Profesor Hilaluddin Hanafi. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com-Tahapan pendaftaran dan penyerahan forumulir kesediaan/ketidaksediaan bakal calon rektor Universitas Halu Oleo Kendari resmi ditutup pada 3 November 2016 pukul 16.30 Wita. Sebanyak 19 orang resmi mengembalikan formulir, namun hanya ada tujuh orang menyatakan bersedia mendaftar.

Ketujuhnya adalah Dr Muhammad Zamrun, Profesor Buyung Sarita, Profesor La Rianda, Profesor La Sara, Profesor Nurlansi, Dr La Ode Santiaji Bande, dan Dr Aidin. Dua nama terakhir merupakan penantang baru, sementara lima nama lainnya merupakan calon rektor yang bertarung pada pemilihan sebelumnya.

Sayang, Dr Aidin dinyatakan gugur dalam verifikasi berkas. Sehingga, dipastikan hanya ada enam calon yang akan bertarung pada pemilihan internal senat UHO pada 7 November 2016.

BACA JUGA: Prof La Rianda Ungkap Indikasi Permainan Uang di Pilrek UHO

“Karena lima lainnya merupakan calon rektor yang lulus 10 besar tahapan penjaringan sebelumnya, sehingga hanya Dr La Ode Santiaji yang akan menyampaikan visi dan misi serta tes kesehatan pada 4 November 2016,” terang Ketua Pantia Pemilihan Rektor UHO Kendari, Profesor Hilaluddin Hanafi kepada kabarkendari.com.

Berikut tahapan pilrek, tanggal 4 November rapat senat untuk mengumumkan jumlah bakal calon rektor, tanggal 7 November 2016 pencoblosan internal anggota senat UHO untuk menghasilkan tiga besar calon rektor.

Kemudian, pada tanggal 9 November tiga nama hasil pencoblosan senat akann dibawa ke Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dan pada tanggal 14 November pemilihan dilakukan anggota senat bersama dengan suara menteri 35 persen, untuk menghasilkan satu nama rektor terpilih.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...