rusman emba
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Muna terpilih Lm Rusman Emba dan Malik Ditu saat mengikuti geladi bersih pelantikan, di Bahteramas Hall, Kantor Gubernur Sultra, Kamis 1 September 2016. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Bupati dan Wakil Bupati Muna LM Rusman Emba-Malik Ditu akan dilantik besok, Jumat 2 September 2016. Mantan Bupati Muna dua periode Ridwan Bae, banyak menitip pesan kepada pasangan tersebut.

Ditemui di Kantor DPD Golkar Sultra, Kamis 1 September 2016, Ridwan berpesan agar Rusman untuk tidak mengabaikan karya bupati sebelumnya.

“Karya bupati sebelumnya menggunakan uang rakyat. Kalau tidak bagus, maka diperbagus. Bukan dimusnahkan apalagi tidak diteruskan,” pesan Ridwan.

Di Muna, kata dia, banyak pekerjaan yang harus dituntaskan oleh Rusman. Di antaranya, pembenahan sarana olahraga yang terbengkalai, menata kota Raha, dan menuntaskan masalah listrik yang padam setiap hari.

“Termasuk masjid. Itu merupakan amaliah. Di masjid itu, lebih banyak uangku dari pada uang daerah. Harus diselesaikan secara sempurna-lah. Saya pikir, Rusman lama ikut dengan saya dan tahu apa yang akan dilakukan,” katanya.

Ridwan menguraikan, salah satu tujuan membangun masjid di tengah laut adalah untuk menciptakan kesan Kabupaten Muna sebagai daerah dengan mayoritas Muslim.

“Saya punya impian, begitu orang masuk Muna dari pantai sudah melihat masjid. Begitu juga naik pesawat. Ini menandakan, Muna adalah mayoritas Muslim. Buktinya, yang kelihatan langsung adalah masjidnya yang besar,” paparnya.

Selain melanjutkan pembangunan sebelumnya, Rusman harus kembali merajut persaudaraan masyarakat di Muna yang selama ini terbelah akibat pilihan politik.

Dia meminta agar LM Baharuddin untuk meyakinkan pendukungnya untuk bersatu kembali dan mendorong kepemimpinan Rusman melakukan pembangunan yang maksimal.

“Masalah pemilihan kemarin harus diselesaikan. Masyarakat di sana harus dewasa. Mari buka pengalaman sebelumnya, saya kalah lima tahun lalu bersama Rusman tapi tidak ada satu pun keributan dan Kebakaran. Karena kita tahu, itu merupakan takdir  pilihan kepada pemimpin yang amanah,” jelasnya.

Seluruh masyarakat di Muna, kata Ridwan tidak ada yang lain. Semuanya, ada hubungan keluarga. Baik di pihak Rusman atau pun Baharuddin, Ridwan menganggapnya adalah keluarga dan teman-temannya.

“Mari kita dorong Rusman untuk membangun Muna. Kepada Rusman, tidak boleh ada perbedaan lagi di Muna. Semua pendukung Baharuddin ditarik dan tidak boleh ada pemisahan di sana. Yang disebut aktivis tarik semua. Dan terpenting jangan korupsi,” tekannya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor   : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...