pungli di konut
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Kepolisian Resor Konawe Selatan mengungkap modus kejahatan lima pegawai negeri sipil di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konsel yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) beberapa hari lalu. Penyelidikan kepolisian menyatakan, lima PNS tersebut ditangkap karena berusaha menyuap petugas untuk memperlancar proses pencairan dana sertifikasi guru.

Kapolres Konsel AKBP Hendrik Widyana mengatakan dari penangkapan oleh anggotanya, diamankan barang bukti berjumlah Rp 51.320 juta dengan rincian sertifikasi guru TK Rp 2 juta, SD Rp 37 jutadan SMP Rp 11 juta. Uang puluhan juta Rupiah tersebut rencananya akan disetorkan kepada petugas sebagai pelicin agar dana sertifikasi guru triwulan I tahun anggaran 2017 segera dicairkan.

“Uang ini diberikan agar pengurusannya cepat. Kasus ini masuk dalam gratifikasi yakni menerima pemberian atau janji untuk berbuat yang berhubungan dengan jabatannya dan menerima hadiah atau janji,” kata Hendrik dalam konfrensi persnya, Rabu 01 Maret 2017.

Dari kasus ini pihaknya sudah menetapkan kelima PNS yakni Herniati, Husnawati, Hendra, Sutarmin dan Vivi sebagai  tersangka. Kelimanya dijerat Pasal 5 ayat (2) dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...