Tujuh warga kota Kendari yang terjaring operasi gabungan pemberantasan narkoba positif menggunakan narkoba dari hasil tes urine yang dilakukan personil kesehatan BNNP Sultra. (KABARKENDARI/Egi)

Kabarkendari.com – Dinginnya ruang penjara tidak membuat Taufik, pria asal Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, jera berbuat kriminal. Pria yang masih berstatus bebas bersyarat itu kembali diamankan petugas saat hendak mengedar narkoba, Selasa 13 Juni 2017 malam.

Dari tangan Taufik, petugas menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0.5 gram. Polisi menyebutkan, setelah keluar dari Lapas, Taufik langsung mengedarkan narkoba.

“Kasus sebelumnya juga narkoba. Jadi dia (Taufik) masih menjalani bebas bersyarat, tapi mulai lagi berbuat begini. Kami menduga sudah sering,” kata Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP La Ode Kadimu, Kamis 15 Juni 2017.

“Tahun 2015 ia divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Kendari selama 1.6 tahun. Kemudian 2016 bebas bersyarat dan wajib lapor. Namun menjelang bebas 2017 ini dia kembali edar narkoba,” kata Kadimu heran.

Kata Kadimu, harusnya Taufik sudah bebas secara sah dari hukuman pada Agustus 2017 ini. Status bebas bersyarat Taufik sudah diberikan sejak Agustus 2016 lalu.

Kini Taufik kembali mendekam di sel tahanan. Ia terancam hukuman enam tahun penjara, karena dijerat Pasal 114 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...